KUDUS, Kudusterkini.com – Suara alunan gamelan Jawa yang merdu menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) dalam kunjungan kerjanya ke SMP 2 Kudus. Suasana hangat nan penuh semangat langsung terasa saat orang nomor satu di kementerian pendidikan dasar tersebut menginjakkan kaki di halaman sekolah setempat.
Kegiatan bertajuk "Pagi Ceria" yang digelar penuh energi tersebut menjadi momen istimewa bagi seluruh Murid. Acara yang mempertemukan pihak kementerian dengan civitas akademika ini berlangsung meriah sejak pagi hari.
Momen hangat itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Sekolah SMP 2 Kudus, Ibu In Setyorini, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terpilihnya SMP 2 Kudus sebagai tuan rumah dalam agenda penting nasional ini.
Acara akbar tersebut dilaksanakan pada Jumat pagi (31/07/2026), bertempat di halaman utama SMP 2 Kudus. Ratusan siswa bersama jajaran guru tampak berkumpul memenuhi area lapangan dengan antusiasme tinggi.
Tujuan utama dari penyelenggaraan "Pagi Ceria" ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai karakter pembiasaan positif sejak dini. Selain itu, kegiatan ini ditujukan untuk mempererat hubungan interaktif antara pemerintah dan para murid di daerah.
Kemeriahan diawali dengan alunan musik tradisional gamelan yang dimainkan secara apik oleh para siswa. Begitu Mendikdasmen memasuki area acara, seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu "Hari Baru" yang membakar semangat pagi.
Rangkaian acara berlanjut ke inti kegiatan "Pagi Ceria" yang dipenuhi dengan aktivitas pembentukan karakter dan fisik. Seluruh siswa, tak terkecuali jajaran pejabat dan guru, ikut serta memperagakan gerakan Senam 7 KAIH.
Usai menggerakkan badan melalui senam bersama, suasana mendadak khidmat saat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama untuk kebaikan serta kemajuan pendidikan bangsa.
Salah satu agenda krusial dalam pertemuan tersebut adalah peluncuran (launching) resmi Jurnal Digital 7 KAIH. Jurnal berbasis platform digital ini dirancang khusus untuk mencatat dan memantau perkembangan pembiasaan karakter siswa sehari-hari.
Untuk diketahui, 7 KAIH merupakan akronim dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program pembentukan karakter ini mencakup tujuh pembiasaan positif yang diharapkan mampu mencetak generasi muda berintegritas dan tangguh.
Sesi yang paling dinantikan oleh para siswa adalah pengarahan langsung sekaligus dialog interaktif bersama Mendikdasmen. Dalam sesi ini, Bapak Menteri menyapa para murid secara santai dan penuh keakraban tanpa sekat formalitas yang kaku.
Sejumlah siswa mendapatkan kesempatan emas untuk bertanya dan menyampaikan pandangan mereka secara langsung di hadapan Menteri. Dialog interaktif tersebut berlangsung hidup, diselingi gelak tawa dan pesan-pesan motivasi yang menginspirasi dari Mendikdasmen.
Mendikdasmen memberikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan serta keceriaan yang ditunjukkan oleh siswa-siswi SMP 2 Kudus. Beliau menekankan pentingnya konsistensi dalam menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Sekolah SMP 2 Kudus, In Setyorini, berharap hadirnya Jurnal Digital 7 KAIH dan kunjungan Mendasmen ini mampu menjadi pemantik semangat baru. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendukung program penguatan karakter peserta didik secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian acara "Pagi Ceria" akhirnya ditutup dengan momen kebersamaan yang menyentuh hati. Seluruh hadirin, mulai dari Mendikdasmen, Kepala Sekolah, guru, hingga murid-murid, berdiri dan bernyanyi bersama lagu "Rukun Sama Teman" sebagai penanda kuatnya persaudaraan di lingkungan sekolah.