Songsong Pemilu 2029, DPC Targetkan Gaet Gen Z dan Rombak Massal Pengurus PAC Jadi 30 Orang

05 Juli 2026



KUDUS, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) terpilih, HM. Sutriyono, SE., MM., secara resmi membeberkan arah taktis dan strategi besar partai untuk masa bakti 2025–2030. Langkah awal ini ditandai dengan digelarnya agenda krusial yang berfokus pada masa depan politik daerah.


Pernyataan tersebut disampaikan langsung di sela-sela acara Pendidikan Politik yang berlangsung di Hotel @home pada Minggu (5/7/2026). Agenda ini dihadiri oleh jajaran pengurus inti dan kader potensial yang siap mengawal arah baru kebijakan internal partai.


Sutriyono menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya dalam waktu dekat adalah melakukan penguatan struktur secara masif. Konsolidasi ini tidak hanya menyasar tingkat DPC, melainkan juga merambah hingga ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh wilayah.


Langkah penguatan internal ini dipandang sangat mendesak demi menghadapi tantangan dinamika politik yang terus berubah. Selain memperkuat barisan pengurus, partai juga secara terbuka menetapkan target baru untuk memperluas basis dukungan massa.


Salah satu target utama yang dibidik secara agresif oleh DPC di bawah komando Sutriyono adalah generasi Z (Gen Z). Partai menilai pemilih muda memiliki peran yang sangat determinan dalam menentukan arah kemenangan pada kontestasi politik mendatang.


Untuk di tingkat DPC sendiri, perhatian saat ini sedang dicurahkan penuh guna menghadapi agenda Musyawarah Cabang (Muscab). Sutriyono menekankan bahwa Muscab kali ini harus menjadi momentum pembuktian kesiapan mesin partai.


Menurutnya, penguatan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Kualitas kader di jajaran DPC akan ditingkatkan secara berkala melalui berbagai pelatihan dan penugasan strategis.


Selain aspek kapasitas SDM, faktor kesolidan partai juga menjadi perhatian serius bagi sang Ketua Terpilih. Sutriyono mengingatkan seluruh kader agar membuang jauh-jauh ego personal demi kepentingan kolektif organisasi.


Kesolidan dan kekompakan internal ini sengaja dipupuk sejak dini sebagai langkah preventif dan persiapan matang. Partai menyadari bahwa konstelasi politik menjelang Pemilu Tahun 2029 diproyeksikan akan berjalan jauh lebih ketat dari sebelumnya.


Sementara itu, lompatan strategi yang tidak kalah mengejutkan justru direncanakan untuk jajaran pengurus di tingkat kecamatan atau PAC. Sutriyono mengungkapkan adanya rencana perombakan struktur secara besar-besaran dan massal.


Fokus utama di tingkat PAC adalah memperbanyak jumlah kepengurusan secara signifikan di setiap wilayah. Langkah ini diambil agar jaringan komunikasi partai dapat menyentuh lapisan masyarakat yang paling bawah.


Saat ini, jumlah pengurus aktif di setiap PAC tercatat baru mengakomodasi sebanyak 5 orang saja per kecamatan. Jumlah tersebut dinilai masih terlalu ramping untuk mengover wilayah kerja yang luas dan dinamis.


Melihat kondisi tersebut, DPC mengambil kebijakan progresif dengan menargetkan 30 orang pengurus di setiap PAC. Penambahan kuota pengurus ini diharapkan mampu mendongkrak efektivitas kerja-kerja politik di lapangan.


Ekspansi struktur yang masif di tingkat kecamatan ini sengaja dirancang sebagai fondasi utama persiapan Pemilu tahun 2029. Dengan struktur yang gemuk dan aktif, partai optimistis dapat mengamankan suara secara maksimal.


Acara pendidikan politik di Hotel @home ini pun menjadi ajang konsolidasi perdana yang membakar semangat para kader. Seluruh strategi yang dipaparkan oleh Sutriyono mendapat sambutan hangat dan komitmen penuh dari peserta yang hadir.


Melalui nakhoda baru dan visi masa bakti 2025–2030 ini, DPC siap bertransformasi menjadi partai yang lebih modern, inklusif bagi anak muda, serta memiliki akar rumput yang kokoh demi merebut kemenangan di Pemilu 2029.