Mojang Priangan dan Arema FC Women Segel Tiket Semifinal, Putri Surakarta Gugur Ksatria

08 Juli 2026


KUDUS – Persaingan sengit dalam lanjutan matchday kedua babak penyisihan Grup A kompetisi sepak bola wanita U-15 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kembali mengguncang atmosfer Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Selasa (7/7/2026).


Pertandingan krusial ini mempertemukan tim tangguh Putri Surakarta melawan Mojang Priangan Ciamis yang sama-sama mengincar poin penuh. Sejak peluit awal dibunyikan oleh wasit, tingginya tensi permainan untuk meraih kemenangan langsung terasa di atas lapangan hijau.


Putri Surakarta langsung mengambil inisiatif permainan dengan membangun serangan rapi dari lini tengah. Mereka mengoptimalkan setiap area pergerakan yang masih leluasa guna membongkar pertahanan rapat dari Mojang Priangan Ciamis.


Namun, kedisiplinan tingkat tinggi yang ditunjukkan oleh lini belakang Mojang Priangan mampu meredam setiap tekanan. Tak hanya bertahan, tim asal Ciamis tersebut juga dengan cepat mengubah momentum menjadi skema serangan balik yang berbahaya.


Penguasaan bola Putri Surakarta yang dimotori oleh gelandang andalan mereka, Ika Wonda, beberapa kali berhasil menghasilkan ancaman nyata. Mereka melepaskan beberapa kali percobaan shoot on target, meski penyelesaian akhirnya masih belum menemui sasaran.


Mojang Priangan merespon dominasi tersebut dengan membangun serangan terorganisir melalui umpan-umpan panjang. Strategi ini terbukti efektif mempercepat distribusi bola langsung menuju ruang tembak pertahanan Putri Surakarta.


Duel perebutan bola lebih banyak terjadi di sektor tengah lapangan dan kerap dimenangkan oleh anak-anak Surakarta. Kendati demikian, rapatnya barikade pertahanan Mojang Priangan mampu mematahkan kombinasi serangan lini tengah dan kecepatan striker lawan hingga babak pertama usai dengan skor 0-0.


Memasuki babak kedua, Mojang Priangan langsung mengambil inisiatif serangan dan tampil jauh lebih agresif dalam menguasai permainan. Upaya militan tersebut akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-28 melalui skema permainan yang apik.


Berawal dari kombinasi umpan satu-dua antara Raisya Novita Amalia dan Nafeeza Ayasha Nori, nama terakhir sukses melepaskan sontekan terarah. Bola yang mengalir deras gagal dijangkau penjaga gawang Putri Surakarta, Afiqa Gia Cahya Pratama, mengubah skor menjadi 1-0.


Gol tersebut membuat Mojang Priangan semakin percaya diri dan langsung meningkatkan tempo permainan melalui dominasi penguasaan bola (ball possession). Di sisi lain, Putri Surakarta yang tertinggal satu gol berupaya keras mengambil alih kendali pertandingan.


Rapatnya garis pressing yang diterapkan Mojang Priangan membuat Putri Surakarta kesulitan mengembangkan permainan terbaik mereka. Sejumlah percobaan tembakan tepat sasaran oleh Adinda Resti dkk juga belum mampu berbuah gol penyama kedudukan.


Peluang terbaik Putri Surakarta hadir pada menit ke-43 melalui eksekusi tendangan bebas Nadya Iqmaril Laili, tetapi bolanya masih melambung tipis di atas mistar gawang. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan Mojang Priangan mengamankan tiket semifinal.


Kepastian tiket semifinal bagi Mojang Priangan juga tidak lepas dari hasil pertandingan lain di Grup A U-15. Secara meyakinkan, Arema FC Women Malang berhasil menggulung Putri Tangsel City Tangerang Selatan dengan skor akhir 3-1.


Gol kemenangan Arema FC Women dicetak oleh Kesya Arabela Manisya Nian pada menit ke-6 melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler. Dua menit berselang, Athiyattul Haniyyah menggandakan keunggulan, sebelum akhirnya disusul oleh gol Fadilla pada menit ke-30.


Putri Tangsel City hanya sempat memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi sepakan bebas Sevilla Khoirunissa pada babak pertama. Dengan hasil ini, Mojang Priangan dan Arema FC Women resmi melaju ke semifinal dengan koleksi 6 poin, meski masih menyisakan satu laga formalitas.


"Alhamdulillah kami bisa lebih kompak dan cetak gol di babak kedua setelah sempat grogi pada babak pertama," ucap gelandang Mojang Priangan, Kirani Hedda. Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, menegaskan timnya akan tetap tampil habis-habisan melawan Arema FC Women pada Kamis (9/7) demi status juara grup.


Sementara itu, kekalahan ini membuat asa Putri Surakarta dan Putri Tangsel City untuk melaju ke fase knockout resmi kandas. Pelatih Putri Surakarta, Syachban Yusuf, menganggap ajang nasional ini tetap menjadi pengalaman berharga bagi skuadnya yang mayoritas masih berusia 13 tahun untuk berkembang di masa depan.