KUDUS, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus terus bergerak cepat mematangkan seluruh tahapan persiapan menjelang gelaran akbar Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Serentak tingkat SMA sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Kudus. Pesta demokrasi bagi kalangan pemilih pemula ini dirancang untuk menjadi miniatur pemilu yang sesungguhnya.
Sebagai langkah taktis untuk memenuhi kebutuhan logistik yang krusial, jajaran komisioner KPU Kabupaten Kudus berinisiatif menggelar audiensi strategis dengan menggandeng pihak swasta lokal. Mereka mengunjungi salah satu perusahaan percetakan dan kemasan terbesar di Indonesia, PT Pura Barutama.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026) ini ditempatkan langsung di kantor pusat PT Pura Barutama, Kudus. Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan sarana prasarana yang memadai sebelum memasuki tahapan inti pemilihan.
Fokus utama dari pertemuan strategis ini adalah melakukan penjajakan kerja sama terkait fasilitasi kotak suara dan bilik suara. Komponen logistik tersebut sangat dibutuhkan agar proses pemungutan suara di lingkungan sekolah nantinya berjalan dengan standar layaknya pemilu resmi.
Rencananya, sarana logistik ini akan didistribusikan secara merata ke puluhan sekolah yang tersebar di Kota Kretek. Tercatat, ada sebanyak 92 sekolah tingkat SMA sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Kudus yang akan berpartisipasi dalam agenda besar ini.
Ketua KPU Kabupaten Kudus, Ahmad Faisol, mengungkapkan bahwa pesta demokrasi pelajar ini dijadwalkan akan segera dimulai dalam waktu dekat. Pihaknya mengaku tidak ingin setengah-setengah dalam mengedukasi generasi muda terkait mekanisme pemilihan yang bersih dan tertib.
"Untuk *launching* kegiatan Pilketos Serentak ini rencananya akan kami laksanakan pada akhir Juli 2026 ini," ujar Faisol saat memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela kunjungan tersebut.
Ahmad Faisol menambahkan, persiapan yang matang sejak jauh-jauh hari sangat diperlukan. Hal ini mengingat skala kegiatan yang cukup masif dan melibatkan ribuan siswa dari berbagai kecamatan di Kudus sebagai pemilih potensial.
Kehadiran rombongan komisioner KPU Kudus ini disambut dengan hangat oleh perwakilan manajemen PT Pura Barutama, yakni Wayan dan Lutfi. Pertemuan yang berlangsung secara kekeluargaan namun formal tersebut melahirkan ruang diskusi yang cukup dinamis.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat itu, manajemen PT Pura Barutama memberikan keleluasaan penuh bagi KPU Kudus. KPU diminta untuk memetakan secara detail skema fasilitasi logistik seperti apa yang dinilai paling efektif dan efisien untuk kebutuhan sekolah.
Meski demikian, pihak manajemen PT Pura Barutama juga memberikan catatan historis terkait portofolio produksi mereka pada pesta demokrasi nasional sebelumnya. Hal ini sebagai bahan pertimbangan teknis bagi KPU Kudus dalam menentukan spesifikasi barang.
Salah satu perwakilan manajemen, Lutfi, menjelaskan bahwa pada perhelatan Pemilu 2024 lalu, PT Pura Barutama memang memenangkan lelang nasional. Namun, kapasitas produksi mereka saat itu difokuskan pada pemenuhan kebutuhan logistik jenis lain.
Pada Pemilu dua tahun lalu, perusahaan tersebut dipercaya untuk memproduksi surat suara, sampul, segel, serta alat bantu coblos khusus bagi pemilih tuna netra. Produk-produk tersebut menuntut tingkat akurasi dan pengamanan cetakan yang sangat tinggi.
Lutfi menggarisbawahi bahwa pada Pemilu 2024, lini produksi perusahaan mereka bukan menyasar pada pembuatan kotak atau bilik suara yang berbahan dasar karton tebal atau duplex standar pemilu. Komoditas tersebut diproduksi oleh vendor yang berbeda pada waktu itu.
Kendati terdapat perbedaan lini produksi secara historis, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme perusahaan. Pihak PT Pura Barutama menegaskan komitmen kuatnya untuk ikut menyukseskan agenda pendidikan politik bagi generasi muda di Kabupaten Kudus.
Perwakilan manajemen lainnya, Wayan, menyatakan dukungannya secara langsung terhadap terobosan yang diinisiasi oleh KPU Kudus. Menurutnya, program edukasi politik sejak dini seperti ini sangat layak untuk didukung oleh semua sektor, termasuk dunia industri.
"Kami sangat mengapresiasi inovasi dari KPU Kudus. Pada prinsipnya, kami dari manajemen siap mendukung kegiatan Pilketos Serentak ini. Terkait pemenuhan dan penyediaan logistiknya, akan segera kami diskusikan secara internal," tegas Wayan optimis.
Kolaborasi apik antara penyelenggara Pemilu dan sektor industri lokal ini diharapkan mampu berjalan mulus. Sinergi ini ditargetkan menjadi pemantik utama dalam membangun kesadaran berdemokrasi yang matang, sehat, dan cerdas bagi para pemilih pemula di Kabupaten Kudus.