Wakil Bupati Bellinda Buka Women's Soccer Trilogy: Kudus Resmi Jadi Destinasi Sport Tourism Unggulan

21 Juni 2026


KUDUS, Kabupaten Kudus kembali mencatatkan diri sebagai episentrum pembinaan sepak bola putri di tanah air. Hal ini ditandai dengan dibukanya rangkaian turnamen bergengsi "Women's Soccer Trilogy" yang berlangsung meriah di Supersoccer Arena Kudus, Minggu (21/6/2026).

Acara pembukaan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton. Kehadirannya didampingi oleh jajaran perwakilan Djarum Foundation, para pelatih, atlet dari berbagai daerah, serta antusiasme para pendukung yang memadati tribun arena.

Women's Soccer Trilogy sendiri dirancang sebagai rangkaian kompetisi berjenjang yang krusial bagi masa depan sepak bola putri Indonesia. Ajang ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi bibit-bibit muda untuk berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Rangkaian acara ini dibuka dengan perhelatan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 sebagai pembuka. Setelah itu, agenda akan berlanjut ke ajang HydroPlus Soccer League All-Stars pada Juli mendatang

Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah Srikandi Merdeka Cup yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Menariknya, turnamen penutup ini berskala internasional dengan mengundang peserta dari enam negara berbeda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Djarum Foundation. Ia menilai konsistensi yayasan tersebut dalam membina olahraga putri sangat berdampak bagi daerah.

"Terima kasih kepada Djarum Foundation yang telah berkolaborasi dan berkomitmen membangun ekosistem sepak bola putri di Kudus," ujar Bellinda di hadapan para peserta.

Menurut Bellinda, kegiatan ini memiliki nilai strategis yang lebih luas. Selain mencetak atlet, kompetisi ini secara nyata memperkuat posisi Kabupaten Kudus sebagai destinasi *sport tourism* atau wisata olahraga.

Dampak ekonomi yang dihasilkan dari kedatangan kontingen dari berbagai daerah dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal di Kudus. Oleh karena itu, Bellinda menegaskan bahwa Pemkab Kudus sangat terbuka untuk ajang berskala nasional maupun internasional.

"Selamat datang di Kabupaten Kudus. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas," tutur Bellinda menyapa para atlet yang hadir.

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kudus untuk menjadi tuan rumah yang baik. Keramahan dan ketertiban menjadi kunci agar para tamu merasa nyaman dan ingin kembali berkunjung ke Kota Kretek ini.
Sementara itu, perwakilan Djarum Foundation, Teddy Tjahyono, mengungkapkan bahwa program ini adalah hasil dari usaha panjang selama tiga tahun terakhir. Tujuannya adalah menciptakan jalur pembinaan yang berkelanjutan.

"Women's Soccer Trilogy adalah rangkaian pembinaan yang telah kami bangun sebagai wadah pengembangan dan kompetisi bagi atlet sepak bola putri," jelas Teddy.

Teddy menekankan, setiap kompetisi dalam rangkaian ini memiliki keterkaitan sistematis. Para juara nantinya akan diberikan tiket menuju kompetisi yang lebih tinggi.

"Pemenang MilkLife Soccer Challenge All-Stars nantinya akan mewakili Indonesia pada ajang Singapore Cup yang digelar pada November mendatang," papar Teddy terkait jenjang karier atlet.
Selain itu, juara HydroPlus Soccer League All-Stars dipastikan mendapat kesempatan berharga untuk unjuk gigi di Srikandi Merdeka Cup, bersaing dengan tim-tim dari mancanegara.

Sebagai penutup, Teddy berharap sinergi antara Djarum Foundation dan Pemerintah Kabupaten Kudus dapat terus terjalin. Kerja sama ini dinilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan iklim olahraga yang sehat dan berprestasi bagi generasi muda di masa depan.