KUDUS, SMP 3 Kudus kembali menggelar proses seleksi ketat untuk calon siswa baru Kelas Khusus Olahraga (KKO) tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang menyita perhatian masyarakat pendidikan ini berlangsung di halaman sekolah pada Jumat, 19 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WIB.
Seleksi ini menjadi ajang penting bagi para atlet muda berbakat di Kudus untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di depan tim penguji.
Pembina KKO SMP 3 Kudus, Cucun Sulistyo, secara langsung memantau jalannya seleksi tersebut. Ia memastikan proses penjaringan berlangsung objektif dan transparan.
Cucun menegaskan bahwa tahun ini pihaknya mengedepankan keterbukaan penuh kepada publik. Seluruh wali murid diizinkan untuk menyaksikan jalannya tes secara langsung agar transparansi tetap terjaga.
Kehadiran orang tua di lokasi, lanjut Cucun, memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas seleksi KKO SMP 3 Kudus.
Menurutnya, tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang tidak diinginkan dalam proses penilaian ini, karena semua pihak bisa memantau jalannya tes.
Terkait jumlah pendaftar, Cucun menyebutkan terdapat sebelas siswa yang mendaftar khusus untuk cabang olahraga Taekwondo dan Karate.
Pihak sekolah tidak mematok kuota kaku, melainkan mengutamakan kualitas atlet yang mendaftar. Seleksi murni didasarkan pada hasil tes fisik dan kemampuan teknis para siswa.
Indikator penilaian yang digunakan pun sangat komprehensif, mencakup *endurance*, *speed*, *agility*, hingga *skala power* pada lengan dan tungkai.
Untuk tes keterampilan khusus, setiap cabang olahraga memiliki parameter penilaian yang berbeda-beda guna memastikan spesialisasi atlet terukur secara akurat.
Cabang olahraga seperti sepak bola, misalnya, diuji melalui dribbling, complex test, power shoot, hingga permainan internal.
Setelah proses seleksi selesai, sekolah telah menyiapkan target jangka panjang untuk mengasah bakat para atlet yang terpilih.
Fokus pembinaan diarahkan pada ajang-ajang bergengsi seperti Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah), O2SN, hingga GSI (Galasiswa Indonesia).
Selain ajang berjenjang tersebut, SMP 3 Kudus juga berkomitmen mengikutsertakan siswa dalam berbagai kejuaraan luar yang kompetitif.
Tujuannya agar siswa kelas tujuh mendapatkan jam terbang yang cukup sebelum mereka matang secara prestasi di kelas delapan.
Menutup keterangannya, Cucun memberikan pesan tegas kepada para siswa yang nantinya dinyatakan lolos seleksi KKO SMP 3 Kudus.
"Jangan pernah puas diri. Teruslah menjaga tradisi sebagai olahragawan, terus berlatih, berjuang, dan raihlah prestasi setinggi mungkin," pungkas Cucun Sulistyo.