KUDUS, Proyek revitalisasi Pasar Kliwon, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dipastikan akan segera dimulai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menargetkan pengerjaan fisik di pusat ekonomi tersebut dapat dilaksanakan pada akhir Juli 2026 mendatang, menyusul rampungnya seluruh tahapan persiapan dokumen pengadaan.
Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan akhir. Proses pengadaan barang dan jasa direncanakan dimulai pada awal Juli, sehingga pengerjaan fisik di lapangan dapat segera terealisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Terkait anggaran, Agus menegaskan bahwa tidak ada perubahan nilai biaya yang dialokasikan. Proyek ini akan menelan dana sebesar Rp 225 juta yang seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus tahun 2026.
”Dokumen pengadaannya sudah siap. Nanti awal Juli kita proses pengadaannya, kemungkinan akhir Juli sudah bisa mulai pelaksanaan. Untuk dana tidak berubah, tetap Rp 225 juta dari APBD,” ujar Agus saat dikonfirmasi mengenai progres proyek tersebut baru-baru ini.
Adapun lingkup pengerjaan revitalisasi ini nantinya akan berfokus pada perbaikan sejumlah bagian krusial pasar. Prioritas utama perbaikan mencakup bagian atap bangunan, sistem pipa hidran, perbaikan pintu-pintu akses, hingga pembersihan dan perbaikan gorong-gorong saluran pembuangan air.
Langkah ini diambil Pemkab Kudus sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kenyamanan bagi para pedagang maupun pembeli. Kondisi fasilitas yang memadai diharapkan dapat menunjang aktivitas jual beli yang lebih tertata dan aman bagi seluruh pengguna pasar.
Mengenai durasi pengerjaan, Disdag Kudus menargetkan proyek ini akan tuntas dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. Jangka waktu tersebut telah diperhitungkan secara matang agar progres di lapangan tidak terhambat oleh perubahan cuaca, terutama untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan.
Perlu diketahui, untuk tahun anggaran 2026, Pasar Kliwon menjadi satu-satunya pasar tradisional di Kabupaten Kudus yang mendapatkan alokasi dana revitalisasi besar. Pemkab memilih fokus pada satu titik guna memastikan hasil pengerjaan lebih maksimal dan tepat sasaran.
Sementara itu, untuk pasar-pasar tradisional lainnya di wilayah Kudus, penanganan yang diberikan sejauh ini hanya bersifat perbaikan ringan. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar fasilitas tetap berfungsi dengan baik tanpa harus melakukan perombakan besar secara menyeluruh.
”Revitalisasi hanya Pasar Kliwon saja. Kalau pasar lain, paling perbaikan ringan, misalnya talang atau fasilitas penunjang lain yang mengalami kerusakan,” tambah Agus menjelaskan kebijakan distribusi anggaran pasar.
Dalam hal pemeliharaan rutin, Disdag Kudus berkomitmen untuk tetap responsif terhadap laporan kerusakan. Apabila ditemukan kerusakan mendesak namun masih bisa ditangani melalui anggaran pemeliharaan rutin, pihaknya akan segera melakukan perbaikan di lapangan.
Namun, untuk kerusakan yang memerlukan biaya besar dan perombakan struktur, Disdag akan melakukan pendataan terlebih dahulu. Kerusakan-kerusakan tersebut nantinya akan diusulkan menjadi prioritas untuk anggaran pada tahun-tahun berikutnya.
”Kalau ada kerusakan dan bisa langsung ditangani ya langsung ditangani. Kalau belum memungkinkan, nanti diusulkan jadi prioritas tahun berikutnya,” jelas Agus.
Sebagai informasi, beberapa pasar lain yang memang membutuhkan perhatian namun belum masuk dalam daftar revitalisasi besar tahun ini antara lain Pasar Wage Undaan Kidul, Pasar Ngablak Tanjungrejo, Pasar Kalirejo, dan Pasar Mijen. Pasar-pasar tersebut tetap mendapat pemantauan berkala.
Pemkab Kudus berharap, revitalisasi Pasar Kliwon ini nantinya dapat berdampak positif pada peningkatan ekonomi lokal. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan daya tarik pasar tradisional di Kudus akan semakin terjaga di tengah persaingan pasar modern saat ini.
Bagaimana pendapat Anda mengenai fokus revitalisasi Pemkab Kudus yang memprioritaskan perbaikan infrastruktur dasar seperti saluran air dan atap di Pasar Kliwon tahun ini?