Hanya Tampung 32 Siswa, Ratusan Atlet Muda Serbu Pendaftaran Kelas Khusus Olahraga di SMPN 3 Kudus

09 Juni 2026


KUDUS – Persaingan ketat mulai mewarnai jalannya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi di Kabupaten Kudus. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme seratusan atlet muda yang berbondong-bondong mendaftarkan diri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kelas Khusus Olahraga (KKO) di SMP Negeri 3 Kudus.


Proses pendaftaran untuk kelas bakat minat ini telah resmi bergulir secara tatap muka (offline) di kampus sekolah setempat sejak dibuka pada Rabu, 3 Juni 2026 lalu. Berbagai calon siswa potensial yang memiliki rekam jejak prestasi di bidang olahraga tampak silih berganti menyerahkan berkas administrasi mereka kepada panitia seleksi.


Kepala SMPN 3 Kudus, Sunaryo, mengungkapkan bahwa gelombang pendaftar terus mengalir deras setiap harinya. Berdasarkan data rekapitulasi panitia hingga Senin, 8 Juni 2026, tercatat sudah ada sebanyak 105 calon siswa yang resmi mendaftarkan diri untuk berburu kursi di kelas bergengsi tersebut.


Pihak sekolah memprediksi jumlah ini akan terus melonjak tajam dalam beberapa waktu ke depan. Pasalnya, lini masa pendaftaran KKO di SMPN 3 Kudus sendiri masih akan terus dibuka secara meluas bagi masyarakat umum hingga Sabtu, 13 Juni 2026 mendatang.


“Pendaftaran KKO kami buka secara offline dari tanggal 3 sampai 13 Juni 2026. Sejauh ini, atmosfer dan antusiasme masyarakat yang datang mendaftar tergolong sangat ramai, sama persis seperti kondisi pada tahun ajaran kemarin,” kata Sunaryo saat memberikan keterangan resmi.


Sebagai perbandingan, Sunaryo membeberkan bahwa pada tahun lalu ada lebih dari 140 calon siswa yang bersaing memperebutkan kuota KKO. Tahun ini, meskipun tren pendaftar diperkirakan setara, pihak sekolah menegaskan aturan seleksi akan tetap berjalan sangat ketat karena keterbatasan daya tampung.


Manajemen SMPN 3 Kudus memastikan bahwa kuota yang disediakan untuk jalur KKO ini sangat terbatas demi menjaga efektivitas pembinaan atlet. Sekolah hanya akan memilih 32 peserta terbaik untuk mengisi satu kelas khusus saja, sehingga ratusan pendaftar lainnya dipastikan bakal tersisih.


“Untuk daya tampung KKO ini memang terbatas, kami hanya menyediakan ruang untuk satu kelas saja atau setara dengan 32 siswa,” tandas Sunaryo mengenai ketatnya persaingan masuk.


Hingga pertengahan masa pendaftaran ini, peta sebaran cabang olahraga (cabor) dari para pendaftar tampak cukup variatif. Calon siswa dengan latar belakang prestasi di bidang sepak bola masih mendominasi perolehan dengan jumlah mencapai sekitar 35 pendaftar, disusul oleh atlet voli, tenis meja, karate, dan atletik.


Menariknya, Sunaryo menyebut bahwa tahun ini menjadi tahun kedua bagi SMPN 3 Kudus untuk menerima pesepak bola putri. Kebijakan inklusif ini sengaja diambil guna merespons iklim kompetisi sepak bola wanita di Kabupaten Kudus yang belakangan ini tumbuh sangat pesat dan bergairah.


“Tahun lalu banyak atlet sepak bola putri yang masuk ke sini, dan tahun ini kelihatannya juga akan sama banyak. Hal ini tidak lepas dari eksistensi turnamen sepak bola putri di Kudus yang memang rutin digelar setiap tahunnya,” tutur Sunaryo menjelaskan fenomena tersebut.


Mengenai tahapan setelah penutupan pendaftaran, para calon siswa dijadwalkan harus melewati serangkaian ujian kompetensi. Tahapan dimulai dengan tes keterampilan umum pada 17 Juni 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan uji keterampilan khusus cabor pada tanggal 18 hingga 19 Juni 2026.


Setelah itu, panitia akan melakukan proses penjurnalan nilai pada 20 Juni 2026. Sementara untuk pengumuman hasil seleksi akhir akan dirilis secara terpadu bersamaan dengan jadwal SPMB reguler jalur online pada tanggal 26 Juni 2026 mendatang.


Sunaryo menambahkan, kelulusan siswa tidak hanya ditentukan oleh performa saat ujian fisik semata. Nilai dari hasil tes keterampilan umum dan khusus nantinya akan diakumulasikan secara proporsional dengan nilai rapor akademik serta bobot piagam prestasi yang dimiliki oleh calon siswa.


Melalui sistem seleksi yang komprehensif ini, SMPN 3 Kudus berkomitmen penuh untuk memunculkan bibit-bibit atlet berkualitas nasional. Sekolah berjanji akan memberikan program pelatihan yang terarah dan berkesinambungan agar para siswa mampu menyeimbangkan prestasi non-akademik tanpa mengorbankan nilai akademik mereka.