KUDUS, Suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus pada Selasa (30/06/2026) pagi. Puluhan pegawai berkumpul untuk melepas salah satu sosok yang telah mendedikasikan tenaga serta pikirannya bagi kemajuan infrastruktur daerah.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Harry Wibowo, ST, M.Eng, memimpin langsung prosesi pelepasan Bapak Utoyo, staf dari UPTD Pengairan Wilayah I. Momen ini menjadi penanda bahwa Bapak Utoyo resmi memasuki masa purna tugas setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai aparatur sipil negara.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kudus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Utoyo. Ia menilai bahwa kinerja dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama ini merupakan contoh nyata dari seorang abdi negara yang berdedikasi tinggi.
Harry Wibowo menegaskan bahwa peran UPTD Pengairan sangat krusial bagi keberlangsungan sistem irigasi di wilayah Kudus. Menurutnya, Bapak Utoyo telah menjadi garda terdepan dalam memastikan operasional pengairan berjalan dengan lancar demi kepentingan petani dan masyarakat luas.
"Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Dinas PUPR Kudus, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras dan pengabdian Bapak Utoyo," ujar Harry Wibowo di hadapan para staf yang hadir.
Ia menambahkan, pengabdian yang dilakukan selama masa aktif tentu memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menangani persoalan pengairan di lapangan. Namun, Bapak Utoyo dianggap mampu menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Sebagai bentuk penghormatan, Kepala Dinas PUPR Kudus memberikan kenang-kenangan khusus kepada Bapak Utoyo. Penyerahan tersebut dilakukan langsung di halaman kantor sebagai simbol terima kasih atas dedikasi tanpa lelah yang telah diberikan selama masa dinasnya.
Prosesi penyerahan kenang-kenangan tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh pegawai yang hadir. Suasana kekeluargaan sangat terasa, menggambarkan betapa eratnya ikatan batin antar rekan kerja di lingkungan instansi tersebut.
Bapak Utoyo, yang telah puluhan tahun mengabdi, tampak terharu menerima apresiasi dari pimpinan serta rekan-rekan sejawatnya. Ia dikenal sebagai sosok yang disiplin, bersahaja, dan selalu siap membantu dalam berbagai persoalan teknis di lapangan.
Dalam pesannya, Harry Wibowo juga mendoakan agar masa pensiun Bapak Utoyo dapat dilalui dengan penuh kebahagiaan. Ia berharap tali silaturahmi yang sudah terjalin selama ini tetap terjaga meski sudah tidak lagi bertugas di kantor secara formal.
"Selamat memasuki babak baru dalam kehidupan. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan waktu yang berkualitas bersama keluarga tercinta di rumah," tutur Harry Wibowo dengan nada hangat.
Purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian kepada masyarakat, melainkan bentuk pengabdian dalam dimensi yang berbeda. Demikian pesan yang ingin disampaikan oleh Dinas PUPR Kudus melalui prosesi pelepasan yang sederhana namun sarat makna ini.
Para pegawai yang hadir juga tampak memberikan salam perpisahan secara langsung kepada Bapak Utoyo. Momen ini sekaligus menjadi ajang refleksi bagi para aparatur muda untuk terus meneladani etos kerja yang telah ditunjukkan oleh para senior.
Acara pelepasan di halaman Kantor Dinas PUPR Kudus ini pun ditutup dengan sesi foto bersama. Terlihat senyum lebar menghiasi wajah Bapak Utoyo, menandakan keikhlasan dalam mengakhiri masa tugasnya sebagai pelayan masyarakat.
Kepergian sosok senior seperti Bapak Utoyo tentu menyisakan kesan mendalam bagi lingkungan UPTD Pengairan Wilayah I. Namun, dedikasi yang ditinggalkan akan selalu menjadi motivasi bagi generasi penerus di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Kudus.
Dengan berakhirnya masa tugas Bapak Utoyo, Dinas PUPR Kudus kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Semangat pengabdian yang diwariskan akan terus dipupuk demi kemajuan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kudus di masa depan.