KUDUS, Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tahun 2026, Kepolisian Sektor (Polsek) Kudus Kota menunjukkan aksi nyata yang menyentuh hati masyarakat. Tidak dengan senjata, kali ini aparat kepolisian turun ke lapangan membawa sapu dan kain pel.
Aksi sosial religi serentak ini menyasar sejumlah tempat ibadah umat Muslim di wilayah Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Langkah ini diambil sebagai bagian dari rangkaian perayaan hari jadi kepolisian yang berfokus pada kegiatan humanis dan pengabdian masyarakat.
Pada Minggu pagi, 14 Juni 2026, jajaran kepolisian bersama elemen masyarakat tampak kompak memakai pakaian olahraga. Mereka bahu-membahu menyisir sudut-sudut rumah ibadah guna melestarikan kebersihan lingkungan sekaligus menjaga situs cagar budaya.
Fokus utama aksi bakti sosial religi gelombang pertama ini tertuju pada sebuah situs penting umat Islam. Tempat tersebut adalah Masjid Madureksan, salah satu masjid tertua yang memiliki nilai sejarah tinggi di Kabupaten Kudus.
Aksi bersih-bersih atau yang akrab disebut "resik-resik" ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, S.H., M.H. Kehadiran orang nomor satu di Polsek Kudus Kota tersebut membakar semangat para anggotanya sejak pagi buta.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 07.00 WIB ini juga diikuti oleh Wakapolsek IPTU Ngatno, para Kepala Unit (Kanit), hingga jajaran personel bintara. Semua pangkat melebur dalam tugas mulia membersihkan rumah ibadah.
Dalam apel persiapan sebelum aksi dimulai, AKP Subkhan memberikan arahan khusus kepada seluruh jajarannya. Ia menegaskan bahwa memilih masjid bersejarah bukan tanpa alasan, melainkan bentuk penghormatan mendalam terhadap nilai religi setempat.
"Pagi ini kita melaksanakan bakti sosial religi dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-80 di Masjid Madureksan, salah satu masjid tertua di Kabupaten Kudus. Sasaran kita adalah kebersihan menyeluruh baik di luar maupun dalam masjid," ujar AKP Subkhan.
Lebih lanjut, Kapolsek juga mengingatkan anggotanya agar menjalankan kegiatan ini dengan tulus ikhlas. Ia berharap keringat yang bercucuran dari para personel bisa bernilai ibadah dan menjadi ladang pahala bagi mereka.
Aksi simpatik dari institusi Polri ini langsung mendapatkan apresiasi tinggi dan respons positif dari pihak pengurus takmir masjid. Mereka merasa terharu atas kepedulian yang ditunjukkan oleh para penegak hukum tersebut.
Gus Arif Rahman, selaku perwakilan Pengurus Masjid Madureksan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia mengingatkan kembali pentingnya merawat Masjid Madureksan yang telah terdaftar sebagai cagar budaya daerah.
Dengan berbekal peralatan lengkap seperti sapu, kain pel, kemoceng, kanebo, dan kantong sampah, para polisi bergerak cepat. Mereka membersihkan area serambi luar, ruang utama salat, mimbar imam, hingga fasilitas tempat wudhu.
Sementara itu, gaung semangat HUT Bhayangkara ke-80 tidak berhenti di satu titik saja. Setengah jam berselang, tepatnya pukul 07.30 WIB, aksi serupa juga menjalar ke wilayah Kelurahan Mlati Kidul.
Di wilayah tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mlati Kidul, Aiptu Yulianto, menjadi motor penggerak. Ia menggelar aksi resik-resik di Masjid Assalamatul Muslihah yang terletak di Jalan Sekar Melati.
Uniknya, aksi di Mlati Kidul ini melibatkan kolaborasi yang lebih luas dengan menggandeng kelompok masyarakat sipil. Sebanyak 20 orang relawan gabungan ikut terjun ke lokasi untuk mempercepat proses pembersihan.
Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Babinsa, Takmir Masjid, serta Komunitas Resik-Resik Masjid (RRM) Kudus yang dipimpin oleh Bapak Slamet Ristiawani. Sinergi ini memperlihatkan kedekatan emosional yang kuat antara TNI, Polri, dan warga.
Pembersihan di Masjid Assalamatul Muslihah dilakukan menggunakan teknologi pendukung seperti *vacuum cleaner* untuk menyedot debu karpet utama. Selain itu, kaca-kaca diseka, lantai toilet disikat, dan dilakukan perbaikan kecil pada fasilitas yang mulai rusak.
Seluruh rangkaian baksos religi di dua lokasi berbeda ini berakhir menjelang siang hari, sekitar pukul 10.00 WIB, dengan aman dan kondusif. Melalui momentum ke-80 ini, Polsek Kudus Kota berharap ikatan gotong royong dan kamtibmas di Kudus akan semakin harmonis.