JEPARA – Komitmen untuk membersihkan bumi Kartini dari ancaman barang haram terus diperkuat melalui aksi-aksi nyata di tingkat akar rumput. Upaya masif dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Kabupaten Jepara kini mulai melibatkan peran aktif dari representasi generasi muda.
Langkah konkret ini ditunjukkan oleh perwakilan Duta Anti Narkoba Kabupaten Jepara yang secara resmi menggelar kunjungan strategis ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Jepara. Pertemuan penting yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) ini didesain untuk membangun sinergi kuat demi menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa.
Kehadiran para agen perubahan muda yang membawa misi kemanusiaan ini disambut hangat oleh pihak kepolisian. Pertemuan yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut difasilitasi langsung oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jepara di ruang kerja mereka.
Sinergi antarelemen ini sengaja dirancang untuk menyamakan visi, misi, serta menyusun program kerja bersama secara taktis dan terukur. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah menggalakkan program edukasi dan sosialisasi pencegahan secara masif, dengan menyasar lingkungan sekolah serta komunitas kepemudaan.
Langkah ini diambil mengingat tren penyalahgunaan narkotika kian mengkhawatirkan dan kerap menyasar usia produktif melalui berbagai modus operandi baru. Oleh karena itu, keterlibatan tokoh muda yang memiliki pengaruh di usianya dirasa menjadi strategi yang paling tepat guna.
Saat dikonfirmasi oleh awak media di ruang kerjanya, Kapolres Jepara melalui Kasat Resnarkoba AKP Selamet membenarkan adanya agenda pertemuan positif tersebut. Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian sangat mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif cerdas dari Duta Anti Narkoba.
Menurut AKP Selamet, tantangan ke depan dalam memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba bukan lagi menjadi tugas eksklusif aparat penegak hukum semata. Persoalan ini telah menjadi tanggung jawab kolektif seluruh lapisan masyarakat, termasuk para aktivis muda.
Pihak kepolisian menilai kehadiran Duta Anti Narkoba ini menjadi angin segar sekaligus amunisi baru dalam perang melawan narkotika di Jepara. Pendekatan persuasif dari sesama generasi muda diyakini jauh lebih efektif dibandingkan dengan pola penyuluhan yang bersifat kaku atau formal.
“Kehadiran rekan-rekan Duta Anti Narkoba ini menjadi angin segar bagi kami. Mereka dapat menjadi perpanjangan tangan Polres Jepara untuk menyosialisasikan bahaya laten narkoba dengan gaya komunikasi yang lebih santai dan mudah masuk ke generasi milenial serta Gen Z,” ujar AKP Selamet.
Sebagai bentuk tindak lanjut dari pertemuan ini, AKP Selamet membeberkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya bersama Duta Anti Narkoba akan langsung turun ke lapangan. Mereka telah menjadwalkan agenda roadshow edukatif yang akan menyisir berbagai wilayah di Jepara.
Tim gabungan ini nantinya akan memetakan sejumlah titik atau wilayah yang dinilai masuk dalam kategori rawan peredaran gelap narkotika. Langkah mitigasi dini akan diperketat di wilayah-wilayah tersebut guna membentengi para remaja agar memiliki daya tangkal yang kuat dan tidak terjerumus.
Melalui program roadshow ini, materi yang disampaikan tidak hanya seputar aspek hukum dan sanksi pidana saja. Para peserta juga akan dibekali pengetahuan mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, serta masa depan sosial ekonomi mereka.
Sementara itu, perwakilan dari Duta Anti Narkoba Jepara menyatakan komitmen dan kesiapan mereka untuk menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan gerakan ini. Mereka siap memanfaatkan berbagai lini media sosial untuk menyebarkan konten kreatif mengenai gaya hidup sehat tanpa narkoba.
Para duta muda ini berharap, pendekatan yang kreatif dan relevan dengan dunia remaja dapat mengubah pola pikir masyarakat. Mereka ingin mengikis stigma dan memunculkan kesadaran bahwa menjauhi narkoba adalah bagian dari tren gaya hidup modern yang keren dan berprestasi.
Melalui kolaborasi strategis yang terjalin erat ini, angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Jepara diharapkan dapat ditekan secara signifikan dari tahun ke tahun. Muara dari gerakan bersama ini adalah cita-cita besar untuk mewujudkan Kabupaten Jepara yang benar-benar Bersinar, yakni Bersih dari Narkoba. ( Humas )