KUDUS, Pemerintah Kabupaten Kudus memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi nyata kepedulian dunia usaha kepada masyarakat. Langkah positif ini ditunjukkan oleh PT Jaleca Sanjaya (Jaleca Tritunggal) melalui pelaksanaan program *Corporate Social Responsibility* (CSR) berupa kegiatan sunatan massal ceria yang berfokus pada kesejahteraan warga sekitar.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, secara langsung menghadiri dan memantau jalannya kegiatan sosial tersebut pada Minggu (7/6/2026). Kehadiran orang nomor satu di Kudus ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta memegang peranan krusial dalam pembangunan kesejahteraan sosial.
Dalam sambutannya, Bupati Sam’ani menegaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini tidak sekadar memberikan manfaat dari segi kesehatan fisik bagi anak-anak. Lebih dari itu, agenda ini menjadi simbol kuat akan hadirnya kepedulian dan kepekaan dunia usaha terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
“Ini adalah bentuk CSR yang sangat baik dari Jaleca Sanjaya. Kami dari pemerintah daerah sangat berterima kasih karena perusahaan telah membantu meringankan beban masyarakat melalui kegiatan sunatan massal ceria ini,” ujar Sam’ani di sela-sela meninjau para peserta.
Beliau berharap agar aksi kemanusiaan semacam ini tidak berhenti sampai di sini saja, melainkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Sam'ani mendorong agar program ini dijadikan agenda rutin tahunan perusahaan demi mempererat tali silaturahmi dan hubungan harmonis dengan warga.
Lebih lanjut, Bupati Kudus ini juga mendoakan agar anak-anak yang telah dikhitan dapat tumbuh dengan optimal. Ia berharap mereka menjadi generasi penerus yang sehat, kuat, tangguh, serta memiliki akhlak mulia yang kelak menjadi kebanggaan bagi keluarga dan bangsa.
Di samping membahas isu sosial, Bupati Sam’ani juga menyoroti pentingnya peran strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan, keberadaan industri lokal dinilai menjadi bantalan ekonomi yang sangat penting.
Ia menaruh harapan besar agar PT Jaleca Sanjaya tetap mampu mempertahankan performa kegiatan produksi serta menjaga stabilitas penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Kudus. Hal ini penting untuk memastikan roda perekonomian masyarakat tingkat bawah tetap berputar.
“Perusahaan ini memiliki kontribusi besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan pendapatan daerah. Kita semua berharap tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), sehingga stabilitas ekonomi daerah kita tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur PT Jaleca Sanjaya, Leon Rudi, menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan. Langkah ini menjadi wujud tanggung jawab sosial yang nyata bagi masyarakat yang tinggal di sekitar area pabrik.
Leon menegaskan bahwa program khitanan kolektif ini murni merupakan inisiatif CSR perusahaan yang dirancang untuk memberikan dampak positif secara langsung, tanpa ditumpangi oleh momentum atau perayaan tertentu.
“Ini murni program CSR dari kami. Tujuan utamanya adalah memberikan kontribusi positif yang dapat dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar pabrik serta masyarakat Kabupaten Kudus pada umumnya,” jelas Leon Rudi secara terbuka.
Leon menambahkan, antusiasme warga Kudus tergolong sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka untuk umum. Tercatat sebanyak 50 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Kudus ikut serta menjadi peserta dalam agenda khitanan massal ceria kali ini.
Rasa syukur dan kebahagiaan pun terpancar jelas dari wajah para peserta yang hadir, di antaranya adalah Yanuarta Anggarda Saputra dan Daniar Marcelino Albanes Putra. Keduanya bersama puluhan anak lainnya mengaku senang dan bersyukur bisa mengikuti acara yang dikemas secara ramah anak dan penuh kehangatan ini.