Tega! Nenek di Loram Wetan Kudus Dianiaya Pria Berhelm, Perhiasan Emas di Tubuhnya Dikuras Habis

28 Mei 2026


KUDUS – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) berinisial M (73), warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di rumahnya sendiri pada Kamis (28/5/2026) dini hari.

Korban diduga diserang pelaku saat berada seorang diri di dalam rumah sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku kemudian menggasak sejumlah perhiasan emas yang sedang dikenakan korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian pelipis mata kanan setelah dipukul pelaku yang disebut menggunakan helm putih saat beraksi.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Wakapolres Kudus Kompol Rendy Johan Prasetyo mengatakan pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan begitu menerima laporan dari keluarga korban.

“Kami bersama tim langsung melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi dini hari tadi,” kata Rendy.

Menurutnya, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Mulai subuh tadi kami sudah melakukan olah TKP, penelusuran lapangan, CCTV, dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.

Polisi juga telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial H. Berdasarkan hasil identifikasi awal, pelaku diduga beraksi seorang diri.

“Identifikasi awal, pelaku beraksi sendirian. Saat ini masih kami dalami lebih lanjut,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, pelaku membawa kabur sejumlah perhiasan emas milik korban berupa satu kalung emas seberat 20 gram, gelang emas 11 gram, serta dua cincin emas masing-masing seberat 5 gram dan 3 gram.

“Total kerugian korban diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 62 juta,” jelas Rendy.

Selain mengalami kerugian materi, korban juga sempat mendapatkan perawatan medis akibat luka pukulan yang dialaminya.

“Korban mengalami luka di bagian pelipis mata kanan akibat pemukulan, namun tidak ada luka serius dan sudah mendapatkan pengobatan,” tambahnya.

Saat ini, polisi masih mendalami motif pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus pencurian dengan kekerasan tersebut.