Akselerasi Makan Bergizi Gratis, Pemkab Kudus Gandeng Badan Gizi Nasional Rampungkan Standarisasi Menu

22 Mei 2026


JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Kudus bergerak cepat memastikan kesiapan pelaksanaan program strategis nasional. Wakil Bupati Kudus sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Kudus, Bellinda Birton, memimpin langsung jajaran pemkab untuk melakukan audiensi strategis di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, pada Kamis (21/5/2026).


Langkah proaktif ini diambil guna membahas standarisasi menu serta strategi pemerataan manfaat program pemenuhan gizi nasional di wilayah Kudus. Kehadiran rombongan dari Kota Kretek tersebut diterima langsung oleh Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional, Prof. Sitti Aida Adha Taridala, guna merumuskan formulasi terbaik bagi masyarakat.


Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Bellinda Birton menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Kudus untuk menyukseskan program pusat ini. Ia menyampaikan bahwa Kudus ingin menjadi daerah terdepan yang mengimplementasikan program dengan standar terbaik, memastikan setiap hidangan yang disajikan memenuhi unsur sehat, aman, dan higienis.


Bellinda menjelaskan bahwa penyusunan standar menu tidak boleh dilakukan sembarangan karena harus menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik kelompok sasaran. Satgas MBG Kudus berkomitmen mengedepankan pemenuhan gizi seimbang yang terukur agar dampak positifnya benar-benar terasa pada tumbuh kembang anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan.


Selain fokus pada kualitas gizi, aspek pemerataan juga menjadi sorotan utama dalam audiensi ini. Pemkab Kudus berupaya memastikan tidak ada wilayah yang terlewatkan, terutama kawasan pelosok atau pinggiran, sehingga seluruh lapisan masyarakat yang berhak dapat merasakan manfaat nyata dari program nasional ini secara adil.


Menanggapi hal tersebut, Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Prof. Sitti Aida Adha Taridala, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh Satgas MBG Kabupaten Kudus. Pihak BGN menilai koordinasi vertikal seperti ini sangat dibutuhkan agar terjadi sinkronisasi yang matang antara regulasi pusat dan eksekusi di daerah.


Proses standarisasi ini nantinya akan mengacu pada pedoman pemenuhan gizi makro dan mikro yang telah ditetapkan oleh BGN. Pertemuan ini juga membuka ruang diskusi mengenai pemanfaatan potensi pangan lokal Kudus agar dapat masuk ke dalam siklus menu, yang sekaligus diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi dan UMKM setempat.


Melalui audiensi ini, Pemkab Kudus dan Badan Gizi Nasional sepakat untuk terus mengawal tahapan persiapan hingga tahap implementasi penuh di lapangan. Dengan standarisasi menu yang matang dan peta distribusi yang merata, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kudus diharapkan dapat berjalan sukses dan menjadi percontohan bagi daerah lain.