KUDUS, kudusterkini.com - Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tujuh unit kendaraan bermotor terjadi di jalur jalan nasional, tepatnya di Simpang Proliman Tanjung Karang, Jalan Lingkar Selatan Kudus, Jawa Tengah.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, saat arus lalu lintas di kawasan tersebut sedang dalam kondisi ramai padat.
Insiden tabrakan karambol ini berlokasi tepat di persimpangan jalan yang menghubungkan arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Semarang pada Jalur Pantura Kudus.
Dugaan sementara memicu terjadinya kecelakaan ini lantaran pengemudi truk trailer Hino berwarna merah dalam kondisi mengantuk berat saat mengemudikan kendaraannya.
Akibat rasa kantuk yang tidak tertahankan tersebut, pengemudi truk trailer tidak menyadari bahwa deretan kendaraan di depannya sedang berhenti karena sinyal lampu lalu lintas menyala merah.
Meskipun benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan mengalami kerusakan sangat parah hingga ringsek, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan beruntun ini.
Kasatlantas Polres Kudus AKP Aulia Dwi Maha Putri mengonfirmasi bahwa terdapat total enam orang yang mengalami luka-luka akibat benturan keras antarkendaraan.
Dua orang sopir yang mengemudikan truk Hino dan truk Mitsubishi warna hijau sempat terjepit di dalam kabin kemudi yang ringsek sebelum berhasil dievakuasi oleh petugas.
Seluruh korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh petugas bersama warga guna mendapatkan perawatan dan penanganan medis secara intensif.
Berdasarkan hasil kronologi sementara yang dihimpun polisi, kejadian bermula saat truk trailer Hino bermuatan pasir putih dengan nomor polisi B 9714 UIZ melaju dari arah Surabaya menuju Semarang.
Setibanya di lokasi kejadian di Simpang Proliman, truk trailer tersebut langsung menghantam bagian belakang Truk Mitsubishi warna hijau bernomor polisi H 8535 UM yang berada tepat di depannya.
Kerasnya dorongan benturan tersebut membuat truk Mitsubishi hijau terdorong kuat ke depan hingga menabrak truk Mitsubishi berwarna kuning dengan nomor polisi K 9086 JC.
Dampak dari tabrakan keras tersebut mengakibatkan posisi truk hijau berbalik arah secara drastis, sedangkan truk kuning terlempar hingga dalam kondisi terguling di bahu jalan.
Rentetan aksi tabrakan berlanjut hingga mengenai satu unit minibus Toyota Avanza bernomor polisi K 1089 VG yang berada di barisan depan hingga mengalami kerusakan sangat parah.
Dua kendaraan lainnya, yaitu Daihatsu Gran Max bernomor polisi H 8393 JG serta mobil Pick Up Traga bernomor polisi K 9478 HC, turut terkena dampak dari dorongan tabrakan beruntun tersebut.
Sementara itu, satu unit truk yang berada di barisan paling depan dalam antrean lampu merah tersebut dilaporkan langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian sesaat setelah insiden terjadi.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian bernama sugeng menuturkan, saat insiden terjadi, deretan mobil kecil sedang berhenti rapi karena lampu lalu lintas sedang menyala merah.
Petugas Satlantas Polres Kudus langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, serta menerbitkan laporan polisi di lokasi sesuai arahan pimpinan.