Perkuat Karakter Generasi Muda, Bellinda Birton Lantik Pengurus Sako Pramuka LP Ma'arif NU Kudus

Selasa, Oktober 27, 2026

KUDUS, kudusterkini.com  — Gerakan Pramuka terus memperkokoh perannya sebagai pilar utama dalam pembentukan karakter anak bangsa di tingkat daerah. Keberadaan Satuan Komunitas (Sako) Pramuka dinilai menjadi wadah strategis untuk mendekatkan nilai-nilai kepramukaan secara langsung ke dalam lingkungan pendidikan madrasah dan sekolah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Kudus yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kudus, Bellinda Birton. Penegasan itu disampaikan usai prosesi pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pengurus Satuan Komunitas Pramuka Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Kabupaten Kudus.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut digelar pada Selasa (27/10/2026). Agenda ini dihadiri oleh jajaran tokoh pendidikan, ulama, serta jajaran pengurus Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Kudus.

Dalam arahannya, Bellinda mengungkapkan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler rutin di sekolah. Lebih dari itu, Pramuka adalah wadah penggemblengan mental dan moral generasi penerus bangsa.

Ia menekankan pentingnya peran Sako Pramuka dalam membentuk sosok muda yang memiliki kepribadian kuat dan berkarakter unggul. Nilai-nilai kedisiplinan serta kemandirian harus ditanamkan sejak dini melalui kegiatan terstruktur.

Selain kemandirian, Bellinda juga menggarisbawahi pentingnya melahirkan ketangguhan mental serta sikap religius pada diri setiap anggota Pramuka. Menurutnya, benteng moral yang kuat sangat dibutuhkan di era modernization saat ini.

Jiwa kebangsaan dan rasa cinta tanah air pun menjadi poin krusial yang terus ditumbuhkan melalui Gerakan Pramuka. Melalui Sako LP Ma'arif NU, nilai-nilai keislaman dan kebangsaan diharapkan dapat berpadu secara harmonis.

Pada kesempatan tersebut, Bellinda menyampaikan harapan besarnya kepada jajaran pengurus yang baru dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Ia meminta agar amanah kepemimpinan ini dijalankan dengan komitmen penuh.

Tanggung jawab besar kini berada di pundak pengurus baru untuk membawa organisasi ke arah yang lebih maju. Dedikasi tinggi dibutuhkan agar keberadaan Sako Pramuka dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh peserta didik.

Integritas dan keikhlasan dalam mengabdi juga menjadi pesan utama yang disarankannya. Menjadi pengurus Pramuka merupakan bentuk pengabdian sosial dan pendidikan yang memerlukan keikhlasan hati.

Lebih lanjut, Bellinda mengajak seluruh jajaran pengurus Sako LP Ma'arif NU Kudus untuk merapatkan barisan. Penguatan sinergi internal maupun eksternal menjadi kunci keberhasilan program kerja ke depan.




Sinergitas yang kuat perlu dibangun secara intensif dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kudus. Kolaborasi ini penting guna memastikan arah kebijakan dan program selaras di semua tingkatan.

Tak hanya dengan Kwarcab, koordinasi erat juga wajib dilangsungkan bersama Satuan Pendidikan di bawah naungan LP Ma'arif NU. Sekolah dan madrasah merupakan ujung tombak pelaksanaan kegiatan kepramukaan di lapangan.

Kerja sama juga diharapkan terjalin secara luas dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di Kabupaten Kudus. Dukungan dari berbagai pihak akan memperkuat daya jangkau dan dampak positif kegiatan Pramuka.

Bellinda mendorong lahirnya program-program kepramukaan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan Pramuka harus dikemas secara menarik agar tetap digemari oleh generasi muda saat ini.

Pendekatan yang adaptif terhadap dinamika teknologi dan zaman menjadi tantangan utama yang harus dijawab oleh pengurus baru. Dengan terobosan baru, Gerakan Pramuka di Kudus optimistis mampu mencetak SDM unggul berdaya saing tinggi.