KUDUS, kudusterkinimcom – Suasana di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus mendadak tegang pada Rabu (28/10/2026) pagi. Rombongan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara mengejutkan menyambangi kantor instansi pengumpul penerimaan negara yang berlokasi di Jalan AKBP Agil Kusumadya, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah tersebut.
Penggeledahan serta pemeriksaan maraton oleh lembaga antirasuah ini dikabarkan telah dimulai sejak pukul 10.15 WIB. Kehadiran tim penyidik KPK langsung menyedot perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan utama Kota Kretek tersebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, rombongan penyidik KPK datang secara beriringan dengan mengendarai sedikitnya enam unit kendaraan roda empat. Iring-iringan kendaraan tersebut langsung masuk menuju pelataran parkir dalam kantor Bea Cukai.
Jumlah personil KPK yang diterjunkan dalam operasi penggeledahan ini diperkirakan mencapai 10 orang. Seluruh tim bergerak cepat dan sigap begitu melangkahkan kaki memasuki pintu utama gedung KPPBC Kudus.
Memasuki area internal gedung, tampak beberapa anggota tim antirasuah mengenakan rompi khas berwarna krem dengan logo KPK tercetak jelas di bagian belakang. Merekapun bergerak taktis menyisir dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Sejumlah penyidik terlihat lalu-lalang dan mondar-mandir sembari membawa tumpukan dokumen serta berkas penting. Setiap sudut area kerja staf tak luput dari pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh para petugas KPK.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai pokok perkara maupun dugaan kasus korupsi yang sedang diselidiki oleh pihak KPK di lingkungan Bea Cukai Kudus. Pihak antirasuah masih menyimpan rapat detail pengusutannya.
Meskipun demikian, proses penggeledahan terus meluas ke sejumlah fasilitas bangunan yang ada di dalam kompleks kantor tersebut. Penyidik tampak membagi tim untuk melakukan penyisiran secara simultan dan paralel.
Fokus pemeriksaan antirasuah dikabarkan menyasar beberapa gedung utama, di antaranya Gedung Colo dan Gedung Troso. Dua gedung ini diketahui merupakan pusat aktivitas administratif penting dan pelayanan teknis KPPBC Kudus.
Tak hanya di dalam area bangunan, suasana ketat juga terpantau di area luar gedung Bea Cukai Kudus. Pengamanan super ketat diterapkan dengan melibatkan puluhan personel kepolisian dan satuan Brimob bersenjata lengkap.
Dua unit mobil dinas kepolisian milik Sat Sabhara Polres Kudus beserta kendaraan patroli tampak disiagakan dan terparkir tepat di area depan pintu masuk utama kantor. Polisi bersiap mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan selama proses hukum berlangsung.
Petugas keamanan ketat menjaga pintu gerbang dan membatasi setiap akses keluar masuk orang. Seluruh tamu yang tidak berkepentingan dilarang keras memasuki area komplek kantor Bea Cukai Kudus selama pemeriksaan berjalan.
Sejumlah aktivitas pelayanan publik di kantor Bea Cukai Kudus pun sempat terganggu dan mengalami penyesuaian seiring ketatnya pengawalan serta aktivitas pemeriksaan yang dilakukan oleh tim KPK di dalam gedung.
Hingga tengah hari, proses pemeriksaan dan penyisiran oleh tim KPK di Kantor Bea Cukai Kudus masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Belum ada tanda-tanda pemeriksaan akan segera diakhiri oleh petugas di lokasi.
Segenap awak media yang bertahan di sekitar lokasi juga masih menunggu keterangan resmi dari pejabat KPK maupun kepala KPPBC Kudus. Belum ada satupun pejabat Bea Cukai yang memberi pernyataan resmi mengenai kehadiran tim antirasuah tersebut.
Masyarakat Kudus kini menunggu perkembangan informasi resmi dari KPK terkait penggeledahan mendadak ini, apakah penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang, penindakan rokok ilegal, atau transaksi mencurigakan lainnya.