Usung Lakon "Gandhaning Kretek" di Karnaval Budaya, SMPN 4 Kudus Sambut HUT ke-477 Kota Kudus dengan Semangat Urup Nguripi

12 September 2026


Kudus, Kudusterkini.com - Semarak peringatan Hari Jadi Kota Kudus ke-477 berlangsung meriah dengan keterlibatan aktif dari berbagai elemen masyarakat dan institusi pendidikan. Salah satu institusi yang turut memikat perhatian publik adalah SMP Negeri 4 Kudus melalui aksi impresif mereka.

Kepala SMP Negeri 4 Kudus, Dedi Triaprianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan pesan harapannya saat ditemui langsung di lingkungan sekolah pada Sabtu (12/9/2026). Ia menegaskan antusiasme seluruh warga sekolah dalam menyambut momentum bersejarah bagi Kota Kretek tersebut.

Atas nama seluruh keluarga besar SMPN 4 Kudus, Dedi Triaprianto secara resmi menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 bagi Kabupaten Kudus. Doa dan harapan terbaik dipanjatkan agar Kudus senantiasa mengalami kemajuan di berbagai sektor kehidupan masyarakatnya.

Ia berharap di usianya yang ke-477 ini, Kota Kudus dapat tumbuh menjadi daerah yang semakin sejahtera, menjaga keharmonian antarwarga, serta semakin memperkuat identitas masyarakatnya yang religius. Harapan ini menjadi pijakan moral bagi sekolah dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Sebagai wujud nyata dalam memeriahkan hari jadi tersebut, SMPN 4 Kudus mengambil bagian dan berpartisipasi aktif dalam ajang Karnaval Budaya Kudus 2026. Keikutsertaan sekolah ini menjadi ajang unjuk kebolehan dan pelestarian budaya daerah secara langsung.

Mengusung tema besar peringatan kabupaten yaitu Urup Nguripi, SMPN 4 Kudus menampilkan karya seni pertunjukan yang sangat relevan dengan kearifan lokal. Konsep ini dirancang matang untuk menyampaikan pesan filosofis yang mendalam kepada seluruh penonton karnaval.

Secara khusus, SMPN 4 Kudus mengusung lakon berjudul Gandhaning Kretek yang bermakna aroma harum dari industri kretek. Pilihan sub-tema ini diposisikan sebagai bentuk penghormatan terhadap akar sejarah dan identitas utama Kabupaten Kudus.

Dedi Triaprianto menjelaskan bahwa kenyataan sejarah tidak dapat dipungkiri bahwa Kudus telah sejak lama berdiri dan dikenal luas sebagai Kota Kretek. Industri kretek memegang peranan krusial sebagai fondasi ekonomi daerah yang menopang kehidupan masyarakat.

Melalui lakon Gandhaning Kretek, SMPN 4 Kudus ingin mengedukasi generasi muda mengenai bagaimana industri ini menghidupi dan membantu menjalankan roda perekonomian masyarakat Kudus dari masa ke masa. Penampilan ini dirancang sebagai wadah refleksi sejarah yang interaktif.

Tampilan pertunjukan karnaval tersebut merepresentasikan perjalanan panjang proses industri kretek berkembang hingga saat ini. Pengenalan nilai sejarah ini dinilai penting agar para siswa tidak melupakan akar budaya dan fondasi ekonomi tempat mereka tumbuh.

Di samping menyemarakkan acara karnaval, momentum HUT ke-477 Kudus ini juga dimanfaatkan pihak sekolah untuk menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran pemerintah daerah. Apresiasi ditujukan khusus atas kepemimpinan daerah yang terus mengayomi masyarakat.


Dedi Triaprianto menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati Kudus, Wakil Bupati Kudus, beserta seluruh jajaran birokrasi atas kebijakan-kebijakan yang senantiasa berpihak pada kesejahteraan rakyat dan kemajuan pendidikan di daerah.

Kepala Sekolah juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga kepada seluruh elemen warga SMPN 4 Kudus. Sinergi yang kuat di internal sekolah menjadi pendorong utama keberhasilan partisipasi mereka dalam Karnaval Budaya 2026.

Dukungan luar biasa dari para orang tua murid mendapat sorotan khusus dalam kesempatan tersebut. Peran aktif para orang tua dinilai sangat vital dalam mempersiapkan anak-anak hingga mampu tampil maksimal dan percaya diri di panggung karnaval budaya.

Keterlibatan orang tua murid, guru, dan para siswa membuktikan adanya kolaborasi yang harmonis demi mengangkat nama baik sekolah sekaligus memeriahkan hari jadi kota. Gotong royong ini mencerminkan esensi sejati dari tema Urup Nguripi.

Melalui partisipasi dalam Karnaval Budaya Kudus 2026, SMPN 4 Kudus berharap pesan edukasi budaya dan semangat kebersamaan ini dapat terus menyala. Semangat Urup Nguripi diharapkan menjadi inspirasi bagi para siswa untuk senantiasa berkontribusi positif bagi Kabupaten Kudus.