KUDUS, Kudusterkini.com – Suasana kemeriahan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 Kabupaten Kudus terasa berbeda dan penuh warna. Beragam busana khas daerah hingga kreasi modern diperagakan secara anggun dalam ajang bertajuk *Kudus Fashion On The Street* yang digelar pada Sabtu (19/9/2026).
Ajang fashion jalanan ini menjadi magnet perhatian warga masyarakat yang memadati kawasan acara sejak sore hingga malam hari. Tak sekadar hiburan visual, peragaan busana ini dirancang khusus untuk mengangkat karya-karya busana lokal Kudus ke panggung yang lebih luas.
Salah satu momen yang paling ditunggu publik adalah ketika para pejabat daerah, jajaran Forkopimda, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) tampil langsung sebagai model di atas *catwalk*.
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, turut melangkah di atas panggung peragaan busana bersama jajaran pejabat Forkopimda. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut memberi warna tersendiri dan disambut antusias oleh para penonton.
Usai memamerkan kebolehan berjalan di panggung, Bupati Sam'ani menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian acara peringatan hari jadi daerah tersebut. Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini.
"Alhamdulillah, *Kudus Fashion On The Street* dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Kudus ke-477 ini berjalan dengan lancar semuanya," ujar Bupati Sam'ani saat ditemui usai acara, Sabtu (19/9/2026).
Bupati secara khusus menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari segenap jajaran Forkopimda Kudus yang turut hadir dan tampil meramaikan panggung. Mulai dari Kapolres, Komandan Kodim, Kepala Kejaksaan Negeri, hingga Ketua Pengadilan Negeri dan Ibu Wakil Bupati.
Menurut Sam'ani, keterlibatan para pejabat daerah dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai peraga busana memiliki pesan mendasar. Mereka memposisikan diri sebagai 'model' untuk mempromosikan secara langsung produk-produk ekonomi kreatif masyarakat.
"Ini dimaksudkan kita semua ini sebagai model untuk memasarkan hasil UMKM-UMKM yang ada di Kabupaten Kudus. Hasil UMKM di Kudus ini kualitasnya sangat luar biasa dan bagus-bagus," tegas Sam'ani.
Ia berharap karya-karya fashion dan batik dari para perajin lokal tidak hanya dikenal di tingkat kabupaten atau provinsi saja, namun mampu menembus pasar nasional hingga mancanegara.
Saat ditanya mengenai kesannya berjalan di atas *catwalk*, Bupati Sam'ani membeberkan cerita unik sambil berseloroh. Meski terbiasa berjalan kaki setiap pagi, ada perasaan berbeda saat harus tampil memperagakan busana di depan umum.
"Ya kalau jalan-jalan biasa, pagi saya juga jalan. Tadi ya deg-degan juga, tapi karena didampingi Forkopimda kami jadi bersemangat," kelakar Sam'ani yang disambut tawa ramah media.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh para peserta dari perwakilan OPD, salah satunya Airin. Ia menyampaikan rasa bangganya dapat berpartisipasi dan mendukung forum *Kudus Fashion Community* dalam wadah ini.
"Kami dari perwakilan OPD sangat mengapresiasi sekali. Forum ini benar-benar bisa mengangkat potensi lokal daerah Kudus dan menggandeng semua level UMKM, dari yang kecil, sedang, hingga besar," tutur Airin.
Airin yang malam itu mengenakan balutan gaun anggun karya brand lokal *Alivia* tampil percaya diri dengan mengusung tema busana mandiri, cerdas, dan elegan. Ia berharap keindahan karya desainer lokal ini dapat meningkatkan daya tarik pasar serta berdampak positif bagi ekonomi perajin.
Melalui momentum perayaan HUT ke-477 ini, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah berharap Kabupaten Kudus terus berkembang menjadi daerah yang makin handal, sehat, serta menjadi episentrum fashion lokal yang mendunia.