KIVFEST Celebration 2026: Langkah Nyata Pemkab Kudus Kobarkan Semangat Antikorupsi dan Transparansi

12 September 2026


Kudus, Kudusterkini.com - Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat budaya integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Langkah nyata ini diwujudkan melalui perhelatan megah KIVFEST Celebration 2026 yang berlangsung meriah di Halaman Pendopo Kabupaten Kudus pada Jumat (11/9/2026).

Acara bernuansa edukatif dan kolaboratif tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Bellinda Putri Birton. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi simbol tegas bahwa gerakan antikorupsi merupakan prioritas utama dalam roda pemerintahan Kabupaten Kudus.

KIVFEST Celebration 2026 dirancang bukan sekadar sebagai agenda rutin tahunan, melainkan sebagai ruang edukasi publik dan kampanye antikorupsi yang inklusif. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya mendorong keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menegakkan nilai-nilai kejujuran.

Dalam arahannya, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa proses membangun budaya antikorupsi tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan konsistensi dan keteladanan yang terus-menerus. Ia mengingatkan agar jajaran birokrasi tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada.

Sam’ani secara terbuka menyampaikan bahwa pihak pemerintah daerah terus berupaya melakukan evaluasi menyeluruh demi perbaikan mutu pelayanan publik. Pesan moral untuk menolak segala bentuk praktik korupsi harus terus digaungkan di seluruh wilayah Kudus tanpa terkecuali.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah terhadap kritik, saran, serta masukan yang membangun dari publik. Sikap rendah hati dan mau mendengarkan aspirasi dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Kesiapan untuk dikoreksi menjadi cerminan keterbukaan Pemkab Kudus di bawah kepemimpinan Sam’ani dan Bellinda. Menurutnya, sinergi bersama unsur pers, LSM, serta elemen masyarakat sangat dibutuhkan karena tidak ada lembaga pemerintahan yang sepenuhnya sempurna tanpa pengawasan publik.

Ia menyerukan agar semangat antikorupsi bertransformasi dari sekadar program pemerintah menjadi sebuah gerakan sosial yang masif. Partisipasi aktif warga menjadi fondasi utama dalam mengawal pembangunan Kabupaten Kudus menuju arah yang lebih bersih dan berkemajuan.

Selain berfokus pada kampanye moral, KIVFEST Celebration 2026 menjadi panggung apresiasi bagi badan publik yang konsisten menerapkan prinsip keterbukaan informasi. Penilaian ketat dilakukan untuk memilih unit kerja yang paling transparan dalam melayani masyarakat.

Pada kategori PPID Desa/Kelurahan Terbaik, Desa Bae dari Kecamatan Bae berhasil menyabet posisi pertama berkat tata kelola informasi yang baik. Prestasi tersebut disusul oleh Desa Banget dan Desa Sidorekso dari Kecamatan Kaliwungu yang masing-masing menduduki peringkat kedua dan ketiga.

Sementara itu, untuk kategori PPID Pelaksana Terbaik, Kecamatan Jekulo tampil sebagai pemenang utama. Peringkat berikutnya secara berurutan diraih oleh Bapperida, Inspektorat, Dinas PKPLH, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kudus.

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras badan publik dalam menjaga transparansi informasi. Keterbukaan informasi dinilai sebagai fondasi mendasar untuk membangun kepercayaan publik (public trust) sekaligus memperkuat pilar akuntabilitas birokrasi.

Tak hanya penghargaan transparansi, ajang ini juga mengumumkan para pemenang Kudus Integrity Video Festival (KIVFEST) 2026. Festival film pendek dan konten kreatif ini menjadi sarana menyampaikan pesan integritas secara visual yang melibatkan instansi, sekolah, hingga masyarakat umum.

Di kategori Pemerintahan, UPTD Puskesmas Tanjungrejo sukses mengamankan juara pertama lewat karya audiovisual yang edukatif, diikuti UPTD Puskesmas Wergu Wetan dan Pemdes Bae. Untuk tingkat Satuan Pendidikan (SD/SMP), SMP 1 Kudus keluar sebagai pemenang utama, disusul SMP 3 Kudus dan SMP 1 Dawe.

Pada kategori Umum/SMA/Mahasiswa, Tim Linda Nur Achika berhasil meraih trofi juara pertama, disusul Tim Della Larasati Nur Rahmia dan Tim Rico Gustaf Aulia. Adapun penghargaan khusus Most Consistent Creator dianugerahkan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus.

Melalui kemeriahan KIVFEST Celebration 2026, Pemkab Kudus membuktikan tekadnya agar nilai antikorupsi tidak berhenti sebagai slogan di atas kertas. Kolaborasi lintas sektor, keterbukaan informasi, dan keberanian untuk terus dievaluasi menjadi komitmen bersama demi mewujudkan Kudus yang semakin berintegritas.