Antisipasi Musim Hujan: Pemkab Kudus Gelontorkan Rp 7 Miliar untuk Proyek Drainase di 30 Titik

11 September 2026

Kudus, Kudusterkini.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus terus memacu pengerjaan proyek pembangunan drainase di berbagai kawasan strategis. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi genangan air dan banjir jelang musim penghujan.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Drainase Dinas PUPR Kabupaten Kudus, Hammad Riza, mengungkapkan bahwa pembangunan drainase tersebut saat ini tersebar di puluhan lokasi wilayah Kudus.

"Total titik pengerjaan kurang lebih ada sekitar 30-an lokasi yang tersebar," kata Hammad Riza saat memberikan keterangan mengenai perkembangan proyek di lapangan.

Riza menjelaskan bahwa secara keseluruhan, progres pengerjaan di seluruh titik tersebut sudah berjalan dengan sangat signifikan dan memuaskan.

"Semuanya sudah berprogres, dan rata-rata pengerjaannya saat ini sudah di atas 50 persen," ujarnya menegaskan kemajuan fisik di lapangan.

Salah satu fokus pengerjaan yang ditinjau berada di kawasan Jalan Wahid Hasim dan Jalan Dr. Wahidin yang menjadi jalur vital perkotaan.

Di lokasi Wahid Hasim dan Wahidin tersebut, pencapaian pembangunan infrastruktur drainase bahkan sudah nyaris rampung sepenuhnya.

"Alhamdulillah, khusus untuk pengerjaan di lokasi Jalan Wahid Hasim dan Wahidin saat ini sudah mencapai 96 persen," tutur Riza.

Pembangunan drainase di dua ruas jalan tersebut menggunakan material u-ditch beton pracetak dengan spesifikasi ukuran yang disesuaikan kebutuhan.

Pada ruas Jalan Wahidin, digunakan u-ditch berukuran 1 x 1 meter untuk menampung debit air yang lebih besar.

Sementara untuk segmen di Jalan Wahid Hasim, tim teknis mengaplikasikan u-ditch berukuran 60 x 60 sentimeter.

Riza menerangkan, perbedaan ukuran u-ditch ini dirancang agar alirannya dapat menyokong sistem drainase di kawasan sekitar, seperti Jalan Mangga, Jalan Lukmono Hadi, dan Jalan Ahmad Yani.


Aliran air dari seluruh jaringan saluran penyangga tersebut nantinya akan dipusatkan dan dibuang langsung menuju ke Sungai Kali Gelis.

Adapun total panjang keseluruhan saluran drainase yang dibangun pada segmen Wahid Hasim dan Wahidin ini mencapai 465 meter.

Saat ini, pekerjaan tersisa di lokasi tersebut tinggal pemasangan grill inlet besi, perapian struktur, serta pembersihan sisa material di area jalan.

"Insya Allah, pada bulan ini pengerjaan di titik tersebut bisa selesai 100 persen sehingga siap menghadapi musim hujan," tambah Riza optimis.

Untuk merealisasikan seluruh proyek pembenahan drainase di 30 titik tersebut, Pemerintah Kabupaten Kudus mengalokasikan anggaran sekitar Rp 7 miliar.

Di akhir keterangannya, Riza mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat aset yang telah dibangun, terutama fasilitas penutup saluran air (grill inlet) dari risiko pencurian.