Kudus, Kudusterkini.com - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga bagi masyarakat. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui proyek rehabilitasi Kolam Renang Wergu Wetan yang tengah berlangsung.
Proyek perbaikan fasilitas umum ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp396 juta yang bersumber dari Tahun Anggaran 2026. Alokasi dana tersebut difokuskan pada perbaikan vital guna menunjang kenyamanan serta keamanan pengunjung.
Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disdikpora Kabupaten Kudus, Widhoro Heriyanto, S.IP., memantau langsung jalannya pengerjaan di lokasi pada Senin, 31 Agustus 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai dengan perencanaan awal.
Widhoro menjelaskan bahwa fokus utama dalam rehabilitasi ini mencakup perbaikan dan penggantian atap arena. Konstruksi atap yang sebelumnya menggunakan bahan fiber kini diganti dengan atap Alderon yang dinilai jauh lebih kokoh dan tahan lama.
Langkah penggantian atap ini diambil lantaran kondisi atap lama sudah bertahun-tahun belum menyentuh perbaikan. Kerusakan yang ada selama ini dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat maupun atlet saat beraktivitas.
Atap baru yang dipasang tersebut memiliki spesifikasi ukuran panjang sekitar 26 meter dan lebar 16 meter. Dimensi ini disesuaikan untuk mengover area kolam renang utama agar terlindungi dari paparan cuaca secara langsung.
Selain pembenahan pada atap, proyek ini juga menyasar perbaikan lantai di sekitar kolam renang. Penggantian lantai dilakukan demi menjaga keselamatan pengunjung agar area tepi kolam tidak licin dan membahayakan.
Perhatian khusus juga diberikan pada sistem sirkulasi air dan pompa kolam. Pihak Disdikpora memutuskan untuk merelokasi posisi mesin pompa yang sebelumnya berada di area bawah ke posisi yang lebih tinggi.
Pemindahan posisi mesin pompa tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya genangan air saat hujan deras. Langkah antisipasi ini dinilai sangat penting untuk menghindari risiko korsleting listrik yang berpotensi merusak komponen mesin.
Dari total delapan mesin sirkulasi air yang ada di Kolam Renang Wergu Wetan, terdapat tiga hingga empat unit mesin yang mendapat penanganan servis menyeluruh. Sementara itu, unit mesin lainnya dipastikan masih berfungsi secara normal.
Mengenai kondisi teknis struktur fisik kolam renang, Widhoro memastikan bahwa tidak ada kebocoran pada konstruksi utama. Ia menegaskan bahwa fungsi kolam penampungan air hingga kini masih dalam kondisi aman dan terawat.
Pekerjaan rehabilitasi ini dikerjakan dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender. Berdasarkan kontrak kerja, pelaksanaan proyek yang dimulai sejak 4 Agustus 2026 ini dijadwalkan rampung sepenuhnya pada awal Oktober 2026.
Hingga akhir Agustus 2026, progres fisik pengerjaan proyek rehabilitasi ini telah berhasil menyentuh angka 50 persen. Capaian tersebut bahkan mencatatkan deviasi positif sekitar 0,7 persen dari target rentang jadwal yang ditentukan.
Pelaksana lapangan proyek dari pihak penyedia jasa, Nanang Wahyudi, menyatakan optimismenya bahwa seluruh tahapan pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Hal ini didukung oleh kesiapan material dan pembagian tenaga kerja di lapangan.
Untuk mengejar target penyerahan proyek, sebanyak 19 orang pekerja dikerahkan di lokasi. Jumlah tersebut mencakup 7 orang tenaga sipil, 12 orang tim spesialis pengerjaan atap, serta tim teknis khusus untuk instalasi pompa dan sistem perpipaan.
Selama proses pengerjaan, pihak kontraktor menerapkan sistem pengerjaan paralel pada beberapa titik area. Cara ini dinilai efektif membuat pengerjaan instalasi perpipaan, pengecatan, hingga perbaikan plafon berjalan lebih efisien tanpa saling menghambat.
Melalui proyek rehab ini, Disdikpora Kabupaten Kudus berharap Kolam Renang Wergu Wetan dapat segera beroperasi kembali secara optimal. Fasilitas yang lebih modern dan aman ini diharapkan mampu mendukung peningkatan prestasi atlet daerah serta menjadi sarana rekreasi yang nyaman bagi warga.