KUDUS – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus terus berkomitmen menanamkan budaya keselamatan sejak dini. Kali ini, instansi penegak perda tersebut turun langsung menyambangi ratusan pramuka cilik untuk membagikan ilmu penyelamatan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus, Budi Waluyo, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi kali ini menyasar para pelajar sekolah dasar. Langkah ini dinilai strategis guna membentuk karakter generasi muda yang tanggap terhadap ancaman bahaya di lingkungan sekitar.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu sore (13/6/2026) pukul 15.30 WIB tersebut berjalan dengan sangat antusias. Berlokasi di Bumi Perkemahan Taman Sardi, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, suasana alam yang sejuk berubah menjadi penuh semangat saat armada dan personel Damkar tiba di lokasi.
Adapun peserta yang berkesempatan mendapatkan pelatihan khusus ini adalah para siswa Kelas V yang tergabung dalam Gerakan Pramuka Gudep 01.129/01.130 Pangkalan SD NU Nawa Kartika Kota Kudus. Kegiatan ini dikemas dalam rangkaian Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami).
Dalam kesempatan tersebut, Tim Damkar Satpol PP Kudus bertindak sebagai narasumber utama. Mereka tidak hanya membawa personel berseragam lengkap, melainkan juga memboyong berbagai peralatan teknis penyelamatan yang biasa digunakan dalam tugas sehari-hari.
Materi utama yang disuguhkan oleh petugas kepada para pramuka penggalang ini adalah seputar Fire Rescue (penyelamatan kebakaran). Petugas dengan telaten memberikan edukasi mengenai apa saja tugas pokok dan fungsi utama dari korps pemadam kebakaran yang sebenarnya.
Tidak hanya soal memadamkan api besar, para siswa juga diajarkan tentang langkah-langkah konkret pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Edukasi ini dinilai penting agar anak-anak tidak panik saat melihat percikan api atau kepulan asap di dekat mereka.
Selain teori, petugas juga mengenalkan berbagai sarana dan prasarana operasional pemadam kebakaran. Ratusan pasang mata tampak berdecak kagum saat melihat langsung fungsi dari berbagai slang, nozel, hingga alat pelindung diri (APD) yang kerap digunakan petugas saat bertaruh nyawa.
Pengetahuan dasar mengenai tindakan penyelamatan dalam menghadapi kondisi darurat (emergency) juga menjadi menu wajib dalam sosialisasi ini. Anak-anak diajarkan bagaimana cara menyelamatkan diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencoba menolong orang lain.
Guna memecah kebosanan, sesi penyampaian materi diselingi dengan pengenalan lebih dekat terhadap peralatan operasional Damkar. Peserta diberikan kesempatan langka untuk memegang langsung alat-alat canggih milik tim penjinak si jago merah tersebut.
Puncak keseruan acara terjadi saat para siswa diajak melakukan praktik dan simulasi sederhana. Dengan panduan ketat dari instruktur Damkar yang berpengalaman, simulasi dibuat sedemikian rupa agar materi yang berat dapat dipahami dengan mudah, aman, dan menyenangkan.
Budi Waluyo menambahkan, melalui kegiatan edukasi sejak dini ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa disiplin, kepedulian, dan keberanian pada diri anak-anak. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal penting dalam membentuk budaya keselamatan di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Atas terselenggaranya acara ini, manajemen Damkar Kudus menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada keluarga besar SD NU Nawa Kartika Kota Kudus. Kepercayaan yang diberikan untuk berbagi ilmu dan pengalaman berharga ini dinilai sangat bermakna bagi masa depan para peserta didik.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Damkar Kudus kini membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi sekolah, madrasah, pondok pesantren, komunitas, maupun lembaga lainnya yang ingin mendapatkan edukasi serupa. Layanan ini mencakup simulasi pemadaman api, penanganan kebocoran gas LPG, hingga evakuasi hewan liar.
Masyarakat atau lembaga yang berminat dapat mengajukan permohonan, baik melalui kunjungan langsung ke Pos Damkar maupun mengundang petugas ke lokasi masing-masing. Untuk respons cepat dan pelaporan kondisi darurat, warga Kudus dapat mengakses tautan resmi
atau menghubungi nomor telepon (0291) 435024.