Sentuh Hati Warga, Satlantas Polres Kudus dan Taruna Akpol Sambangi Korban Banjir yang Lumpuh di Singocandi

14 Juni 2026


KUDUS – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kudus semakin gencar menujukkan aksi nyata kepedulian sosial di tengah masyarakat. Langkah humanis ini menyasar langsung warga yang membutuhkan uluran tangan.


Aksi sosial kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kudus, AKP Aulia Dwi Maha Putri. Tidak bergerak sendirian, ia turun ke lapangan bersama dengan sejumlah anggota Satlantas serta para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).


Kehadiran rombongan korps baju cokelat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) dan bantuan sosial (bansos) serentak yang digagas oleh Polres Kudus. Program ini didedikasikan penuh untuk menyambut hari jadi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang ke-80.


Tepat pada hari ini, Minggu (14/6/2026), rombongan yang membawa paket bantuan logistik tersebut langsung bergerak menyusuri permukiman warga. Suasana hangat langsung terasa saat petugas kepolisian mulai menyambangi salah satu rumah sasaran baksos.


Tujuan utama dari kunjungan silaturahmi yang penuh haru ini adalah kediaman seorang warga bernama Bapak Rukin. Beliau merupakan salah satu sosok tangguh yang tinggal di kawasan Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.


Kondisi Bapak Rukin sendiri saat ini memang tergolong sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak. Selain menjadi salah satu warga yang terdampak langsung oleh bencana banjir di wilayahnya, cobaan hidupnya kian bertambah berat.


Di tengah situasi lingkungan pascabanjir yang belum sepenuhnya pulih, Bapak Rukin saat ini juga harus berjuang melawan kondisi fisik yang melemah. Beliau diketahui sedang mengalami kelumpuhan total akibat menderita sakit menahun yang diidapnya.


Praktis, penyakit lumpuh tersebut membuat ruang geraknya menjadi sangat terbatas untuk menghidupi keluarga. Bapak Rukin tidak lagi bisa bekerja dan hanya bisa menghabiskan sebagian besar waktunya di atas tempat tidur di dalam rumah.


Kedatangan Kasat Lantas AKP Aulia Dwi Maha Putri bersama rombongan Taruna Akpol ini pun seketika menjadi obat penawar duka bagi keluarga. Kedatangan mereka disambut dengan raut wajah penuh haru sekaligus bahagia oleh keluarga Bapak Rukin.


Selain untuk menjalin tali silaturahmi yang erat antara Polri dan masyarakat, kedatangan tim Satlantas Kudus ini juga bertujuan untuk menyalurkan bantuan paket sembako. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup harian yang ditanggung keluarga.


Selama berada di dalam rumah, AKP Aulia Dwi Maha Putri beserta para Taruna Akpol tampak duduk mendekat dan mengobrol santai dengan Bapak Rukin. Petugas kepolisian ini mendengarkan dengan saksama keluh kesah serta kisah perjuangan hidup sang kakek.


Di sela-sela obrolan yang berlangsung khidmat tersebut, Kasat Lantas Polres Kudus tidak lupa menyelipkan untaian doa terbaik. Ia menguatkan mental Bapak Rukin agar tetap optimistis dan sabar dalam menghadapi ujian penyakit yang sedang diderita.


"Semoga Bapak Rukin segera diberikan mukjizat kesehatan, kesembuhan, dan kesabaran oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga ke depan dapat kembali beraktivitas normal seperti sedia kala," ujar AKP Aulia Dwi Maha Putri dengan nada penuh empati.


Sembari menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis, perwira pertama polwan tersebut juga berharap agar apa yang diberikan hari ini tidak dinilai dari harganya. Namun, dilihat sebagai wujud ketulusan serta kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.


"Amin ya Rabbal alamin. Semoga paket bantuan sosial dari jajaran Polres Kudus ini benar-benar membawa berkah dan memberikan manfaat yang nyata nggih, Bapak," tutur Kasat Lantas menyemangati Bapak Rukin yang tampak berkaca-kaca.


Aksi sosial yang melibatkan Taruna Akpol ini pun diharapkan dapat membentuk mental kepemimpinan yang humanis bagi para calon perwira masa depan. Agenda baksos dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 ini dipastikan akan terus berlanjut ke beberapa titik desa lainnya di Kabupaten Kudus.