​Transformasi Pelayanan Dasar, Ketua Tim Pembina Posyandu Kudus Buka Kampanye Gerakan Aktifkan Posyandu

18 Mei 2026


KUDUS – Dalam upaya memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, secara resmi membuka Kampanye Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat "Gerakan Aktifkan Posyandu".

​Acara yang berlangsung meriah ini diselenggarakan di Posyandu Mawar Merah, Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pada Senin (18/5/2026).

​Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum krusial untuk mendukung implementasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan. Melalui program 6 SPM ini, arah pelayanan Posyandu kini bertransformasi menjadi lebih komprehensif.

Jika selama ini masyarakat mengenal Posyandu hanya untuk urusan kesehatan ibu dan anak, kini cakupannya jauh lebih luas. Endhah Sam’ani Intakoris menjelaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat lewat Posyandu 6 SPM akan mengintegrasikan enam sektor utama, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman dan Perlindungan Masyarakat, Sosial


​"Posyandu harus menjadi pusat pelayanan dasar yang terintegrasi. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh kader PKK dan kader Posyandu untuk terus meningkatkan kolaborasi, inovasi, dan kepedulian," ujar Endhah dalam sambutannya.

​Bagaimana target ini bisa tercapai? Kuncinya ada pada sinergi para kader di lapangan. Endhah menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menciptakan sistem pelayanan yang tidak hanya mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, tetapi juga responsif, cepat, dan memberikan manfaat yang nyata.

​Dengan dibukanya kampanye ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap kesadaran masyarakat untuk hidup sehat meningkat, sekaligus memastikan kehadiran negara dalam pemenuhan hak-hak dasar warga secara merata mulai dari level desa.