KUDUS – Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) resmi melepas 553 lulusan terbaiknya dalam prosesi Wisuda ke-31 yang berlangsung khidmat di Crystal Building UMKU pada Kamis (21/5/2026). Ratusan wisudawan yang dilantik pada periode ini berasal dari 17 program studi (prodi) lintas disiplin ilmu, mulai dari sektor teknologi, hukum, ekonomi, hingga kesehatan seperti Profesi Ners dan Kebidanan. Momentum sakral ini menandai kesiapan para lulusan untuk terjun langsung menjadi agen perubahan di dunia profesional dan masyarakat.
Rektor UMKU, Dr. Edy Soesanto, S.Kp., M.Kes., dalam pidatonya menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari segalanya. Menurutnya, momen ini justru menjadi titik awal dari perjalanan panjang pengabdian yang sesungguhnya. Ia menegaskan bahwa gelar akademik yang kini melekat pada nama para wisudawan mengemban tanggung jawab besar yang harus dipertanggungjawabkan secara sosial.
"Gelar akademik yang saudara peroleh bukan hanya simbol capaian intelektual, tetapi juga amanah moral untuk menghadirkan manfaat bagi sesama," ungkap Dr. Edy dengan penuh penekanan.
Menghadapi dinamika global yang berubah sangat cepat, Rektor UMKU juga mengingatkan pentingnya adaptabilitas dan integritas. Sebagai lulusan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, mereka dituntut untuk tidak hanya mengandalkan kecerdasan otak, melainkan juga empati dan kemampuan kolaborasi. Dr. Edy berpesan agar para alumni UMKU menjadi insan pembelajar sepanjang hayat yang berani berpikir kritis dan berinovasi demi menyelesaikan berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat.
Apresiasi tinggi turut datang dari Pemerintah Kabupaten Kudus. Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus, Eko Djumartono, SE., Bupati Kudus Dr. Ars. Sam'ani Intakoris, S.T., M.T. menyampaikan ucapan selamat atas perjuangan panjang yang telah dilalui para mahasiswa. Pemkab Kudus mengingatkan bahwa fase pasca-kampus akan penuh dengan tantangan dunia kerja yang kompetitif, di mana penguasaan teknologi mutakhir menjadi kunci utama untuk bertahan.
Pemkab Kudus berharap para lulusan tidak cepat berpuas diri dan selalu meningkatkan kapasitas diri lewat kerja cerdas. Selain memberikan motivasi kepada wisudawan, Sekda Eko Djumartono juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antara instansi pendidikan dan birokrasi. Ke depan, Pemkab Kudus berharap sinergi strategis yang telah terjalin erat dengan UMKU selama ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan demi kemajuan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ir. Mohammad Adam J., S.T., S.H., M.T., Ph.D., membakar semangat para lulusan dengan menggaungkan kembali visi pendiri Muhammadiyah. Ia Berpesan agar alumni UMKU mewarisi semangat membaharu khas KH Ahmad Dahlan. Semangat reformasi diri ini dinilai penting agar para lulusan selalu memiliki dorongan untuk memperbaiki capaian dan membawa dampak positif di mana pun mereka ditempatkan.
Suasana haru dan bangga pun dirasakan langsung oleh para wisudawan, salah satunya Safira Saharani, S.Pd., lulusan terbaik dari prodi PGSD UMKU. Mengenang masa kuliahnya selama 3,5 tahun, Safira mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran dosen yang telah membimbingnya dengan sabar. Berbekal ilmu dan pengalaman dari UMKU, ia kini menatap masa depan dengan percaya diri untuk mengejar cita-citanya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mengabdi sebagai seorang pendidik.