KUDUS - Menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas jual beli hewan kurban mulai ramai di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Kudus. Para peternak pun berlomba memberikan pelayanan terbaik agar ternaknya diminati calon pembeli.
Salah satu cara unik dilakukan Kelompok Ternak Widoro Kandang di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus. Di tempat tersebut, kambing-kambing kurban dirawat secara khusus layaknya tamu hotel berbintang.
Setiap kandang diberi nama unik seperti “King-King”, “Eng Jati”, “Sampokong”, “Pornomo”, hingga “Bejo Selamet”. Tak hanya itu, masing-masing kandang juga memiliki perawat khusus yang bertugas menjaga kesehatan dan kenyamanan ternak setiap hari.
Perawatan yang diberikan pun cukup lengkap, mulai dari membersihkan kandang, memberikan pakan berkualitas, memandikan kambing, hingga merapikan kuku dan tanduk ternak agar terlihat bersih dan sehat saat dipilih pembeli.
Ketua Kelompok Ternak Widoro Kandang, Irawan, mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat untuk menjaga kondisi kambing tetap prima menjelang Iduladha.
“Seperti hotel ya, jadi perawatannya spesial. Kambing dimandikan, kukunya dipotong, tanduknya dirapikan, terus dipijat juga biar ototnya rileks,” ujar Irawan. (Rabu, 13/05/2026).
Menurutnya, kambing yang terlalu sering berinteraksi dengan banyak orang rentan mengalami stres. Karena itu, perawatan rutin menjadi bagian penting agar ternak tetap sehat dan nyaman.
“Kalau kambing sering berhadapan dengan orang banyak itu suka stres. Jadi cara kami merefresh kambing ya dimandikan dan dipijat,” katanya.
Upaya tersebut rupanya membuahkan hasil. Dari sekitar 60 ekor kambing yang tersedia, sebagian besar sudah dipesan pembeli untuk kebutuhan kurban.
“Kurang lebih ada 60 ekor, yang sudah booking sekitar 40 ekor,” ungkapnya.
Harga kambing yang dijual bervariasi, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 6 juta tergantung ukuran dan kualitas ternak.
Selain itu, pihak peternak juga menyediakan layanan pengantaran hingga ke rumah pembeli.
“Mulai harga Rp 3 juta sampai Rp 6 juta ada. Pembeli juga banyak pilihan, ada yang besar, ada yang kecil,” tambah Irawan.
Sementara itu, salah satu pembeli, Ariyono, mengaku tertarik membeli kambing di lokasi tersebut karena kondisi ternaknya terlihat sehat dan terawat.
“Saya cari kambing kurban di sini karena perawatannya bagus, terus siap kirim sampai hari kurban nanti,” kata Ariyono.
Ia menilai harga yang ditawarkan juga masih cukup terjangkau dibanding kualitas perawatan yang diberikan peternak.
“Kalau harga di sini menurut saya masih ekonomis dan terjangkau,” ujarnya.