KUDUS - Stadion Wergu Wetan Kudus akan segera memasuki tahap pembongkaran total sebagai bagian dari proyek pembangunan ulang stadion dengan fasilitas yang lebih memadai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Hari Wibowo, mengatakan bahwa saat ini proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan dan didukung oleh anggaran dari pemerintah pusat.
“Prosesnya masih tahap perencanaan dan menggunakan anggaran dari pusat. Kemarin juga sudah dilakukan penelitian tanah oleh tim konsultan pusat,” ujarnya, Senin (13/04/2026)
Ia menjelaskan, pembangunan stadion akan dilakukan dengan konsep merobohkan seluruh bangunan lama untuk kemudian dibangun kembali dari awal. Proses pembongkaran akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Konsepnya bongkar total, jadi stadion lama akan diratakan dan dibangun ulang. Untuk pembongkaran menjadi kewenangan daerah,” jelasnya.
Berdasarkan hasil kajian sementara, stadion baru nantinya diproyeksikan mampu menampung sekitar 8.000 penonton dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai Rp 225 miliar.
“Kita sebenarnya mengusulkan kapasitas 10.000 penonton, tapi setelah disesuaikan dengan luasan lahan, sementara ditetapkan 8.000 penonton. Dari situ muncul estimasi sekitar Rp 225 miliar,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi berubah.
“Anggarannya masih dinamis, bisa lebih atau kurang tergantung kondisi di lapangan nanti,” tambahnya.
Dalam rencana awal, pembangunan tribun tidak dilakukan di seluruh sisi stadion. Pihaknya memprioritaskan pembangunan di sisi barat dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran.
“Untuk tribun sementara difokuskan di sisi barat saja, tidak full di semua sisi. Kita menyesuaikan anggaran tapi tetap mengutamakan kenyamanan,” katanya.
Ia juga menyebut standar stadion yang digunakan mengacu pada level Asia Tenggara atau AFC, bukan standar internasional FIFA.
“Standar yang kita gunakan adalah standar AFC, belum sampai ke standar FIFA,” ujarnya.
Terkait jadwal, pembongkaran stadion diperkirakan dimulai pada Mei hingga Juni 2026 setelah proses appraisal dan lelang selesai.
“Pembongkaran kemungkinan sekitar Mei atau Juni, menunggu appraisal selesai. Saat ini masih tahap perencanaan sampai Mei,” jelasnya.
Sementara itu, pembangunan fisik stadion baru diperkirakan dimulai pada pertengahan hingga akhir tahun dengan skema multiyears.
“Kalau pembangunan kemungkinan dimulai Juli atau Agustus karena direncanakan multiyears,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari pengembangan, di siapkan tambahan lahan sekitar 4,5 hingga 5 hektare di sisi timur dan selatan stadion.