KUDUS - SD 1 Ngembal Kulon baru bisa merayakan peringatan Hari Kartini pada Jumat (24/4). Alasannya yakni karena pada Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April bersamaan dengan jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Meski perayaannya sempat tertunda, guru dan siswa tetap antusias merayakan semangat Kartini yang telah memperjuangkan kesetaraan gender. Bahkan, kegiatan unik diadakan di sekolah tersebut dengan mengadakan lomba life skill atau kemampuan dasar sehari-hari.
Kepala SD 1 Ngembal Kulon, Dita Priska Pravita Sari mengatakan, peringatan Hari Kartini dimulai dengan kegiatan karnaval berkeliling di sekitar sekolah. Siswi perempuan mengenakan kebaya dan siswa laki-laki memakai batik.
“Kami ingin mengajak masyarakat sekitar untuk ikut meneladani semangat Kartini,” ujarnya.
Selanjutnya sekolah mengadakan kegiatan lomba yang diikuti siswa kelas I sampai dengan kelas VI. Bagi siswa kelas rendah mulai dari kelas I sampai III diadakan lomba fashion show. Sedangkan untuk kelas tinggi mulai kelas IV sampai VI diadakan lomba life skill.
“Melalui lomba-lomba ini, kami ingin mengasah kemandirian siswa. Ini sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar untuk mengajarkan pendidikan karakter bagi anak-anak. Jadi kami tidak ingin sekedar peringatan seremonial belaka, tapi kami ingin memberikan keterampilan hidup untuk anak-anak supaya lebih cakep,” paparnya.
Life skill atau kemampuan dasar sehari-hari yang diperlombakan yakni mulai dari melipat pakaian, melipat alat sholat, menata tali sepatu hingga mengenal rempah-rempah.
“Kartini dulu itu memperjuangkan emansipasi kesetaraan gender. Jadi kami ingin dalam lomba kali ini siswa perempuan dan laki-laki punya kesempatan yang sama. Jadi life skill itu semua anak harus bisa,” tukasnya.

