Muscab Gabungan PPP, Target Kembali ke Senayan‎

27 April 2026


Kudus – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari tiga daerah, yakni Kudus, Jepara, dan Demak, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara bersamaan di Hotel Horison Kudus, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda konsolidasi internal partai untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah.
‎Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan Amir Uskara, menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab secara gabungan merupakan hal yang wajar dan tidak melanggar aturan organisasi. Menurutnya, mekanisme tersebut tetap sesuai dengan ketentuan partai selama seluruh tahapan dijalankan sebagaimana mestinya.
‎“Tidak ada aturan yang melarang pelaksanaan Muscab secara bersama-sama. Ini hal yang lumrah dan tetap sah secara organisasi,” ujarnya.
‎Ia menjelaskan bahwa Muscab merupakan amanat konstitusi partai yang wajib dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah Musyawarah Wilayah (Muswil). Oleh karena itu, seluruh DPC didorong untuk segera menuntaskan proses tersebut sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.
‎Dalam Muscab kali ini, tidak dilakukan pemilihan langsung ketua DPC. Sebaliknya, forum memilih tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan lengkap, mulai dari ketua hingga struktur majelis partai. Jumlah formatur disesuaikan dengan jumlah kecamatan di masing-masing daerah.
‎“Untuk daerah dengan jumlah kecamatan hingga 14, formatur berjumlah lima orang. Sementara yang memiliki lebih dari 15 kecamatan, formatur berjumlah tujuh orang,” jelasnya.
‎Lebih lanjut, Imam Fauzan menyampaikan bahwa target utama PPP saat ini adalah memperkuat konsolidasi internal demi mencapai tujuan besar partai, yakni kembali memperoleh kursi di parlemen nasional.
‎“Arahannya jelas, targetnya satu, yaitu kembali ke Senayan. Itu menjadi fokus bersama seluruh kader,” tegasnya.
‎Ia juga menanggapi dinamika yang terjadi di tingkat pusat, dengan menegaskan bahwa perbedaan pendapat di internal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tidak akan mengganggu konsolidasi di daerah. Menurutnya, seluruh kader di daerah tetap diminta fokus menjalankan program kerja dan memperkuat basis dukungan masyarakat.
‎“Dinamika di tingkat pusat itu hal biasa dalam organisasi. Namun, itu tidak akan mengganggu kerja-kerja konsolidasi di daerah,” tambahnya.
‎Melalui Muscab gabungan ini, pihaknya berharap dapat segera membentuk kepengurusan baru yang solid dan siap bekerja. Dengan struktur organisasi yang kuat, partai optimistis mampu meningkatkan kinerja politik serta memperluas dukungan masyarakat di tiga wilayah tersebut.