Kontestasi Ketua PKB Kudus Masuk Babak Seleksi, Sam’ani vs Mukhasiron untuk Pimpin PKB Kudus

27 April 2026

‎KUDUS – Perebutan kursi Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus memasuki babak penting. Delapan kandidat yang telah mengemuka sebelumnya kini mulai menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan (UKK) tahap pertama yang digelar di Semarang.
‎Tahapan ini menjadi pintu awal dalam menentukan figur yang dinilai paling layak memimpin PKB Kudus ke depan. Sejumlah nama kuat turut ambil bagian, termasuk Sam’ani yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kudus serta Mukhasiron selaku Ketua DPC PKB Kudus petahana.
‎Keduanya diprediksi akan menjadi poros utama dalam kontestasi internal partai tersebut. Namun demikian, kandidat lain juga dinilai memiliki peluang yang tidak bisa dipandang sebelah mata, mengingat seluruh peserta harus melalui proses seleksi berlapis yang ketat.
‎UKK tahap pertama ini diselenggarakan oleh DPW PKB Jawa Tengah dengan melibatkan tim independen dari Universitas Negeri Semarang, khususnya Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP). Ratusan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah mengikuti tahapan ini secara serentak pada Minggu (26/4).
‎Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kudus sebelumnya, muncul delapan nama kandidat. Lima di antaranya merupakan hasil pemetaan DPW, yakni Sam’ani, Mukhasiron, Noorhadi, Sutejo, serta Noor Hidayah yang mewakili unsur perempuan.
‎Sementara itu, tiga nama lainnya berasal dari usulan peserta Muscab, yakni Suparno, Rifan Hamim, dan Nor Fatkhah. Keseluruhan nama tersebut kini bersaing dalam proses seleksi untuk mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
‎Mukhasiron membenarkan bahwa seluruh kandidat dari Kudus telah mengikuti tahapan UKK tahap pertama. Ia menyebut materi yang diujikan lebih menitikberatkan pada aspek psikologis dan kemampuan kepemimpinan.
‎“Materinya lebih ke psikotes dan focus group discussion (FGD) tentang leadership,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

‎Menurutnya, melalui proses ini setiap kandidat diuji secara komprehensif, mulai dari karakter personal, kemampuan mengambil keputusan, hingga cara membangun komunikasi dan kerja tim dalam organisasi.
‎“Ini bagian penting untuk melihat kesiapan calon dalam memimpin partai, tidak hanya dari pengalaman, tapi juga dari sisi kepribadian dan pola pikir,” tambahnya.
‎Ia juga memastikan bahwa seluruh kandidat dari Kudus telah menyelesaikan rangkaian UKK tahap pertama bersama peserta lain dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
‎Setelah tahapan ini, proses seleksi akan berlanjut ke UKK tahap kedua yang dijadwalkan digelar oleh DPP PKB di Jakarta. Tahap tersebut menjadi penentu akhir sebelum penetapan resmi Ketua DPC PKB Kudus oleh DPP.
‎Sebagai informasi, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu, PKB menjadi partai pengusung utama di Kudus dengan kekuatan kursi terbesar di DPRD. Partai ini mengusung pasangan Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton yang akhirnya terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kudus periode 2025–2030.