KUDUS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Kudus. Dua siswa SMP Negeri 3 Kudus, Della Citra Ayu dan Asyifa Sholawa, resmi dipanggil memperkuat Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia U-17.
Keduanya dijadwalkan mengikuti training center (TC) sekaligus uji coba di Prancis pada 2–9 Mei 2026.
Pada usia yang masih 14 tahun, capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di tingkat sekolah mampu melahirkan talenta berdaya saing nasional bahkan internasional.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyebut keberhasilan tersebut sebagai kebanggaan daerah sekaligus motivasi bagi sekolah lain.
“Anak-anak yang berprestasi termasuk di bidang olahraga, alhamdulillah ada dua yang dipanggil timnas ke Prancis. Ini prestasi untuk SMP Negeri 3 Kudus. Harapannya ke depan tidak hanya sepak bola, tapi juga cabang lain seperti bulutangkis, voli, dan panahan,” ujarnya saat di Pendopo Kanupaten Kudus pada Kamis (23/4).
Ia juga berpesan agar keduanya tetap menjaga keseimbangan antara akademik dan olahraga.
“Tetap belajar agar bisa membawa ilmu sekaligus prestasi,” tambahnya.
Kepala SMP Negeri 3 Kudus, Sunaryo, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hal biasa. Dari 38 provinsi di Indonesia, dua pemain justru berasal dari satu sekolah di Kudus.
“Ini sangat membanggakan. Mereka sudah ditempa sejak dini dan dikembangkan melalui kelas khusus olahraga (KKO) dengan sistem latihan yang kompetitif,” jelasnya.
Secara teknis, Della dikenal sebagai gelandang bertahan dengan visi permainan yang matang. Sementara Asyifa menjadi ujung tombak dengan kemampuan finishing yang tajam dan akurat.
Sunaryo juga mengungkapkan, proses menuju titik ini tidak instan. Bahkan Della sempat gagal dalam seleksi timnas U-16 sebelumnya.
Namun kegagalan itu justru membentuk mental dan meningkatkan kualitas permainannya.
“Di sini kami dorong mereka bermain full game 11 lawan 11 sejak awal. Itu penting untuk kesiapan di level nasional,” paparnya.
Dengan pembinaan yang semakin terarah, sekolah menargetkan kedua pemain ini tidak berhenti di level usia muda. Mereka diharapkan mampu menembus timnas senior di masa mendatang.
“Targetnya jelas, mereka harus terus naik dan bertahan di level tertinggi,” tegas Sunaryo
Sementara itu, Asyifa mengaku tidak menyangka bisa mendapat kesempatan berharga tersebut. “Perasaannya kaget tapi senang. Persiapannya latihan terus setiap hari di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, sebelum berangkat ke Prancis, dirinya akan mengikuti TC di Bogor bersama pemain dari berbagai daerah. Setelah itu, rombongan akan bertolak ke Paris pada awal Mei.