TNI–Warga Pedawang Bangun Jembatan Armco, Untuk Akses Pertanian dan Sekolah Lebih Lancar

01 Maret 2026



KUDUS — Kolaborasi Tentara Nasional Indonesia bersama warga kembali menghadirkan solusi infrastruktur di pedesaan. 

Sebuah Jembatan Armco tengah dibangun di Sungai Gembel, tepatnya di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Minggu (01/3/2026).

Proyek ini masuk dalam Program Jembatan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada penguatan konektivitas desa untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, menegaskan pembangunan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jembatan ini kami siapkan agar mobilitas warga lebih aman, terutama petani dan anak-anak sekolah. Kami ingin perjalanan mereka tidak lagi terhambat oleh sungai,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI di sektor infrastruktur desa menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah.

“Bagi kami, pembangunan tidak hanya soal fisik jembatan, tetapi juga tentang membuka akses yang adil bagi masyarakat,” ujarnya.

Jembatan Armco yang dibangun memiliki bentang 12 meter dengan lebar alur sungai sekitar 10 meter. Tinggi fondasi di sisi utara dan selatan mencapai kurang lebih 3,5 meter. 

Fungsinya sebagai penghubung RT 04 RW 03 menuju area persawahan yang selama ini terpisah aliran sungai.

Diperkirakan sekitar 1.000 warga akan merasakan dampak langsung dari keberadaan jembatan ini. 

Saat musim hujan dan debit air meningkat, jalur alternatif sering sulit dilalui sehingga aktivitas pertanian dan perjalanan siswa ke sekolah terganggu.

Dalam pengerjaan proyek, TNI melibatkan 10 personel, dua teknisi, tiga perangkat desa, serta delapan warga setempat. Saat ini, pembersihan lahan di sekitar lokasi telah mencapai 60 persen.

Warga dan personel TNI bekerja bersama merakit silinder baja sebagai rangka utama jembatan. 

Meski pengerjaan kerap berlangsung hingga malam hari, semangat kebersamaan tetap terjaga demi mengejar target rampung dua pekan sejak dimulai pada Kamis (26/2/2026).

“Kami yakin dengan kebersamaan seperti ini, jembatan bisa segera digunakan dan benar-benar membantu kehidupan warga Pedawang,” pungkas Dandim.