Kudus, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyiapkan 6 armada bus untuk arus balik masyarakat Kudus ke perantauan. Enam bus tersebut merupakan dukungan dari berbagai pihak swasta di Kudus.
Kepala Dinas Perhubungan Kudus, Mundir menyatakan, rencana arus balik Pemkab Kudus akan dilakukan pada akhir pekan ini secara serempak.
”Arus balik kita menyediakan armada 6 bus bantuan dari pihak swasta, dua dari Pura, dua dari Djarum, dan dua dari Nojorono. Kita dikasih (dijadwalkan) pada Sabtu (28/3/2026),” terangnya, Senin (23/3/2026).
Mengenai persyaratan ia menyerahkan sepenuhnya kepada Forum Komunikasi Masyarakat Kudus (FKMK) sebagai koordinator mudik dan arus balik.
Kuota yang disediakan 50 per bus sehingga menjadi sekitar 300 orang, dikurangi oleh pendamping setiap busnya. Pemberangkatan rombongan arus balik dari Kudus itu bermula di Pendapa Kabupaten Kudus.
”Kuota sekitar 50 orang per bus tapi kan dikurangi pendamping setiap bus. Nanti berangkat dari Pendapa Kabupaten Kudus, kumpul di sana jam 09.00 WIB lalu berangkat bersama, serempak satu hari. Kemungkinan pak bupati yang melepas,” sebutnya.
Menurutnya, saat ini akomodasi untuk perjalanan arus balik cukup tinggi. Guna membantu dan meringankan beban masyarakat Kudus yang ingin kembali ke tanah rantau.
Ia berharap masyarakat dapat memaksimalkan agenda arus balik yang disediakan oleh Pemkab Kudus. Mereka bisa segera kembali ke perantauan dengan lancar untuk bekerja pasca libur lebaran.
”Kita upayakan untuk meringankan beban perjalanan arus balik dengan menyediakan 6 armada yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Kudus, Samani Intakoris menyatakan, pendaftaran arus balik dikoordinasi langsung oleh FKMK. Bagi masyarakat yang berkeinginan mengikuti program tersebut bisa langsung menghubungi panitia.
”Kami menyediakan 6 armada bus ya, karena mereka biasanya pulangnya kan tidak bersama-sama ya. Nanti yang jadi koordinator FKMK, silakan nanti mendaftar ke FKMK,” pungkasnya.