Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus Usulkan Seragam Gratis di Sampaikan Dalam Musrenbang RKPD 2027.

11 Maret 2026


Kudus, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus mengusulkan  agar semua siswa SD dan SMP sederajat di Kabupaten Kudus mendapat bantuan seragam gratis. Selain membantu meringankan beban orang tua, program seragam gratis ini juga untuk meminimalisasi praktik pungutan liar (pungli) pada pengadaan seragam untuk siswa baru.


Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, usulan seragam gratis itu menjadi hasil rapat internal Fraksi PDIP DPRD Kudus. Masan yang juga anggota Fraksi PDIP DPRD Kudus menambahkan, usulan itu juga telah disampaikan pada Musrenbang RKPD 2027.

“Melihat postur APBD Kabupaten Kudus, kami Fraksi PDIP DPRD Kudus melihat APBD Kudus masih mampu untuk menggulirkan program seragam gratis untuk siswa SD dan SMP sederajat,” katanya, Rabu (11/3).

Dari perhitungan awal, Fraksi PDIP DPRD Kudus memperkirakan kebutuhan anggaran untuk program seragam gratis untuk siswa SD dan SMP sederajat di Kabupaten Kudus mencapai sekitar Rp 9 miliar.

“Tentu angka pasti masih harus dibahas lebih detail dengan OPD terkait. Program seragam gratis ini menurut kami sangat membantu orang tua di tengah beban ekonomi yang semakin sulit saat ini,” katanya.


Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kudus Muhammad Antono menambahkan, APBD Kudus harus berpihak kepada rakyat kecil. Setiap program yang diusulkan tidak boleh hanya sekedar kegiatan normatif tahunan.

“Fraksi PDI Perjuangan memandang APBD sebagai instrumen keberpihakan kepada rakyat kecil. Karena itu, kami mengusulkan program seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP sederajat demi mendukung akses pendidikan yang merata,” terangnya.

Antono menambahkan, ada beberapa poin krusial yang menjadi landasan usulan ini. Ia mencontohkan, pembelian seragam baru kerap menjadi beban berat bagi keluarga kurang mampu. Selain untuk meringankan beban ekonomi keluarga, usulan ini juga sebagai upaya dukungan Pendidikan Merata. 

Usulan ini akan menghapus hambatan finansial agar anak-anak Kudus bisa bersekolah dengan percaya diri. “Jika usulan ini terealisasi, akan kadi langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi tekanan ekonomi,” katanya.