PATI, Kudusterkini.com — Ancaman keselamatan dan bahaya aksi kriminalitas kini membayangi para pengguna jalan yang melintasi kawasan Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Ruas jalan vital penghubung wilayah perbatasan Pati dan Kudus tersebut dilaporkan minim fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) saat malam hari
Kondisi jalur yang mencekam dan minim penerangan ini dinilai sangat membahayakan pengendara yang melintas. Pasalnya, ketiadaan lampu jalan memaksa para pengguna jalan mengandalkan sorot lampu kendaraan pribadi untuk menembus kepekatan malam.
Fatkur Rohman, salah seorang warga Pati yang saban hari beraktivitas dan kerap melintasi kawasan tersebut, mengungkapkan keluh kesahnya. Ia mengeluhkan minimnya fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas ini
Berdasarkan pengamatan dan pengakuannya, kondisi jalan yang membahayakan ini ternyata bukan hal baru. Berdasarkan penuturan warga lokal, jalur tersebut sudah dibiarkan berada dalam kondisi gelap gulita selama puluhan tahun
Lebih rinci, ia menjelaskan bahwa titik kegelapan paling parah dimulai saat pengendara memasuki wilayah Desa Ngadudero hingga Desa Kasiyan. Ruas jalan ini seolah menjadi daerah tak tersentuh fasilitas penerangan yang memadai
“Kalau dari perbatasan Pati-Kudus masuk Desa Ngadudero, setelah SD sekitar 100 meter, selanjutnya masih Desa Kasiyan dan kondisinya gelap,” kata Fatkur menjelaskan gambaran lokasi yang rawan tersebut.
Sebelumnya, penerangan hanya terfokus di sekitar area permukiman warga dan fasilitas umum tertentu saja. Begitu keluar dari kawasan pemukiman, pengguna jalan langsung disambut oleh lintasan jalan yang sepi dan tanpa penerangan sedikit pun.
Usut punya usut, ketiadaan penerangan ini bukan semata-mata karena pemerintah sama sekali tidak pernah membangun fasilitas di sana. Sebelumnya, di sepanjang lintasan jalan tersebut pernah dipasangi unit lampu jalan berbasis tenaga surya
Sayangnya, fasilitas penerangan tenaga surya tersebut kini sudah tidak lagi berfungsi dengan baik. Selain mengalami kerusakan teknis lantaran kurangnya pemeliharaan, sebagian besar panel surya dilaporkan hilang akibat digondol pencuri
“Dulu sebenarnya ada lampunya, menggunakan tenaga surya. Tapi panel suryanya dicuri. Yang sempat hidup hanya sekitar tiga lampu,” ujar seorang warga lokal mengonfirmasi hilangnya fasilitas umum tersebut.
Ketiadaan lampu jalan ini secara langsung merenggut kenyamanan dan meningkatkan risiko keselamatan pengguna jalan secara drastis. Jalanan yang sepi dan gelap menuntut tingkat kewaspadaan ekstra tinggi dari setiap pengendara yang melintas.
Berbagai pengalaman buruk pernah dialami oleh para pengguna jalan yang nekat melintasi jalur tersebut pada malam hari. Mulai dari pengendara yang hilang kendali hingga berujung terjatuh, sampai riwayat ancaman aksi kejahatan jalanan.
Menurut penuturan Fatkur, warga kerap menceritakan kisah lama mengenai aksi pembegalan yang diduga pernah terjadi di ruas jalan tersebut sekitar tahun 2015 silam
Kendati informasi mengenai aksi pembegalan tersebut merupakan cerita dari mulut ke mulut warga dan belum mengantongi konfirmasi resmi kepolisian, kekhawatiran masyarakat tetap nyata adanya
Masalah bagi para pengguna jalan di lokasi ini kian bertumpuk saat musim penghujan tiba. Selain masalah kegelapan malam, ancaman genangan air hingga banjir kerap merendam ruas jalan dalam durasi waktu yang cukup lama.
Meski diliputi rasa was-was akan bahaya banjir dan tindak kejahatan, warga setempat mengaku pasrah dan terbiasa melintas karena ketiadaan jalan alternatif lain, Pengendara memilih untuk melaju sangat lambat demi mengantisipasi potensi bahaya di depan mata.
“Kalau sudah malam biasanya kami lebih pelan. Jalannya sepi dan gelap, jadi memang harus hati-hati,” ungkap Fatkur membeberkan strategi warga saat melintasi jalur horor tersebut.
Masyarakat dan para pengguna jalan kini sangat berharap Pemkab Pati dan dinas terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengaktifkan kembali PJU. Kehadiran penerangan jalan dinilai amat krusial untuk meningkatkan visibilitas, mencegah kejahatan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.